View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Sifat fisik, kimia dan organoleptik cake yang dibuat dari telur dengan umur dan metode pengocokan yang berbeda

      Thumbnail
      View/Open
      full text (10.03Mb)
      Date
      2005
      Author
      Melvyna, Theresia
      Telur
      Organoleptik cake
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Mulai meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya cara hidup sehat menyebabkan pemakaian bahan kimia pada produk pangan dikurangi atau bahkan dihindari sama sekali. Cake adalah salah satu produk pangan yang selama ini diberi campuran bahan pengembang kimia dalam bahan bakunya. Pembuatan cake yang tidak menggunakan bahan pengembang kimia menyebabkan perlu dilakukan modifikasi pada bahan-bahan campuran cake agar cake dapat mengembang dengan baik. Modifikasi ini dapat dilakukan pada bahan-bahan yang memiliki fungsi memberikan bentuk dan struktur cake, yaitu telur dan terigu. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi sifat fisik cake, terutama sifat volume pengembangan dan kestabilannya adalah umur telur. Penggunaan metode pengocokan yang berbeda diharapkan dapat memperbaiki sifat fisik cake yang dibuat dari telur dengan umur yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik, kimia dan organoleptik cake yang dibuat dengan menggunakan umur telur dan metode pengocokan yang berbeda. Rancangan percobaan untuk sifat fisik yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial 3x3, dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah umur telur yaitu 1, 7, dan 13 hari. Faktor kedua adalah metode pengocokan yaitu metode A, metode B, dan metode C. Metode A: kuning telur dan putih telur dikocok bersama, metode B: putih telur dan kuning telur dikocok secara terpisah, dimana putih telur yang telah dikocok didiamkan selama 30 menit, dan hasil tirisan putih telur dipisahkan (tidak digunakan). Metode C: putih telur dikurangi sepertiga bagian dari berat putih telur yang digunakan, kemudian putih dan kuning telur dikocok bersama-sama. Pembuatan cake dilakukan pada saat yang sama untuk satu ulangan dari semua perlakuan...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136832
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4043]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository