| dc.description.abstract | Usaha beternak puyuh merupakan salah satu usaha di sub sektor peternakan
yang mempunyai peranan penting dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam
pemenuhan kebutuhan protein hewani dalam negeri. Selain itu sub sektor peternakan
merupakan salah satu usaha tumpuan perekonomian masyarakat terhadap penyerapan
tenaga kerja di Indonesia. Oleh karena itu, adanya usaha sub sektor peternakan selain
sebagai penghasil pangan sumber protein hewani bagi masyarakat, juga masih
mempunyai kontribusi penting terhadap pendapatan nasional. Salah satu produk
utama yang dihasilkan dari usaha beternak puyuh adalah telur. Selain penghasil telur,
daging dan kotorannya pun dapat dimanfaatkan sebagai penghasilan tambahan bagi
peternak. Hal utama dalam penentu keberhasilan peternak dalam mengembangkan
usahanya adalah menentukan harga pokok produksi yang akan digunakan sebagai
acuan untuk menjual hasil produksinya.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan harga pokok produki telur
puyuh dengan tingkat kepadatan kandang yang berbeda dengan menggunakan
metode full costing. Selain itu juga untuk menentukan biaya-biaya yang termasuk ke
dalam biaya input produksi baik yang bersifat tetap maupun variabel. Penelitian ini
didesain dengan perlakuan percobaan dan data dianalisis secara deskriptif kualitatif
dan deskriptif kuantitatif. Ternak puyuh yang digunakan sebanyak 135 ekor puyuh
betina dewasa yang siap bertelur. Pakan yang digunakan yaitu pakan puyuh petelur
komersil asal pabrikan yang disesuaikan dengan kebutuhan umur puyuh untuk puyuh
petelur dewasa, dengan kadar protein minimal 20%. Kandang yang digunakan yaitu
kandang battery dengan lima tingkat. Kandang ini dapat diisi sesuai dengan tingkat
kepadatan kandang 12, 15, dan 18 ekor puyuh dengan luasan sebesar 3.100 cm2
per
kotak kandang. Tahapan persiapan kandang dilakukan dengan membersihkan
kandang menggunakan sapu, sikat, detergen, wipol dan air kapur. Pembersihan
dilakukan sebagai upaya sanitasi kandang agar ternak dapat hidup dengan nyaman
dan sehat. Pemeliharaan puyuh dilakukan selama 6 minggu. Puyuh diberikan pakan
20 g/ekor/hari dengan pemberian pakan sebanyak satu kali di pagi hari dan air
minum diberikan ad libitum. Pengambilan telur juga dilakukan satu kali di pagi hari. ... | id |