| dc.description.abstract | Ik:an merupakan bahan pangan yang mudah mengalami kerusakan dan kemunduran mutu (perishable food).
Kerusakan ini dapat terjadi secara biokimiawi maupun mikrobiologi yang akan sangat mempengaruhi
tingkat kesegaran dan daya awet ikan tersebut. Oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang selalu mengharapkan ikan segar, penanganan yang baik harus dilakukan agar saat sampai ke tangan konsumen atau pabrik pengolah:an, ikan masih dalam keada:an segar atau mendekati segar.
Pemanfaatan kunyit sebagai antibakteri dan penerapannya dalam pengawetan ikan menarik perhatian untuk dipelajari. Demikian pula uji coba melalui pembuatan bubuk dan pembuatan es bercampur bubuk kunyit diduga dapat memperpanjang daya kesegaran ikan.
Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini adalah dengan menyusun fillet ikan dalam ice box dan
diberi es germisidal berbentukjlake ice dengan perbandingan ikan dan es 1:1. Pembuatan es
germisidal dilakukan dengan mencampur bubuk kunyit dengan aquadesidal dan dibekukan dalamfreezer.
Analisis data penelitian ini menggunakan rancangan percobaan faktorial acak Iengkap 3x5x2, dengan
faktor yang berpengaruh konsentrasi (0, 0.25, 0.5)% dan waktu penyimpanan (0, 3, 6, 9, 12 hari)
dengan 2 kali ulangan. Analisis data menggunakan sidik ragam dengan uji F 1a1iei dan uji lanjutan
dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ). | id |