Show simple item record

dc.contributor.advisorSuprihatrin
dc.contributor.advisorRomli, Muhammad
dc.contributor.authorYuniarsih, Eko
dc.date.accessioned2023-11-14T03:42:23Z
dc.date.available2023-11-14T03:42:23Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/132089
dc.description.abstractIndustri kertas merupakan salah satu jenis industri terbesar di dunia dengan menghasilkan 178 juta ton pulp, 278 juta ton kertas, dan menghabiskan 670 juta ton kayu per tahun. Pertumbuhan industri ini diperkirakan akan mencapai 2%-3.5% per tahun dalam dekade berikutnya (Rini, 2002). Dalam proses produksinya industri pulp dan kertas membutuhkan air dalam jumlah yang sangat besar. Selain itu industri pulp dan kertas menghasilkan berbagai bahan pencemar yang berbahaya bagi lingkungan, baik udara maupun air. Bahan pencemar tersebut berasal bahan-bahan kimia yang digunakan dalam proses pembuatan pulp (pulping) maupun proses pembuatan kertas (Rini, 2002). Limbah industri pulp dan kertas tersebut apabila dibiarkan tanpa diberikan penanganan terlebih dahulu tentu akan sangat berbahaya bagi lingkungan. Oleh karena itu penanganan limbah pulp dan kertas merupakan hal yang sangat penting dan mendesak. Menurut Metcalf dan Eddy (1991), hampir semua jenis limbah cair dapat ditangani secara biologis dengan analisis dan kontrol lingkungan yang sesuai. Untuk menghasilkan efluen yang aman bagi lingkungan, diperlukan perancangan proses bioreaktor yang tepat. Untuk dapat merancang bioreaktor, perlu diketahui terlebih dahulu nilai beberapa parameter kinetik karena nilai parameter kinetika berlaku spesifik bagi suatu proses yang diterapkan. Penentuan nilai parameter kinetika dapat dilakukan secara curah maupun sinambung, sesuai dengan metode kultivasi lumpur aktif. Kelebihan metode curah adalah mudah dan waktu proses yang diperlukan relatif singkat dibandingkan cara sinambung (Cech et al., 1996). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter kinetik degradasi limbah industri pulp dan kertas dengan lumpur aktif menggunakan metode batch (curah) yang meliputi koefisien hasil maksimum (Y), konstanta laju pertumbuhan spesifik (4), konstanta laju kematian (b) dan konstanta paruh (K) secara aerobik....id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural Universityid
dc.subject.ddcTeknologi Pertanianid
dc.subject.ddcTeknologi Industriid
dc.titlePenentuan parameter kinetika proses biodegradasi limbah cair industri pulp dan kertas dalam sistem lumpur aktifid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordPulpid
dc.subject.keywordKertasid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record