| dc.description.abstract | Limbah udang merupakan hasil samping industri pembekuan udang. Biasanya limbah ini berupa
kepala, ekor, jengger dan kulit. Di dalam limbah ini, terutama bagian kepala masih mengandung
zat-zat gizi. Sejalan dengan perkembangan bioteknologi, maka limbah ini dapat dimanfaatkan
sebagai sumber enzim protease.
Enzim protease merupakan enzim komersial yang terbesar penggunaannya dalam bidang industri, antara lain untuk pembuatan roti, bir, menggumpalkan keju, dan membantu pemecahan kotoran pada deterjen (Suhartono, 1989).
Penelitian ini dilakukan untuk melihat kemungkinan pemanfaatan limbah udang windu (P. monodon)
sebagai sumber enzim protease serta mempelajari karakter atau sifat-sifat enzim yang dihasilkan.
lsolasi enzim protease dari limbah udang windu ini menggunakan metode Sukarno, et al. (1995), yaitu dengan menggunakan pelarut organik seperti aseton, etil asetat, dan dietil eter. Proses selanjutnya, yakni untuk mendapatkan ekstrak enzim kasar (crude enzyme), hasil
ekstraksi dengan pelarut organik tersebut setelah seluruh komponen pelarut organik menguap,
diperlakukan dengan proses pengeringan-beku (freeze-drying). Enzim kasar yang diperoleh berbentuk kering, dengan rendemen 16,62% dari berat jeroan udang dan kandungan protein sebanyak 32,46%. | id |