| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberiaan prebiotik,
probiotik dan sinbiotik terhadap sintasan, pertumbuhan dan ketahanan terhadap
stres larva udang vaname. Stadia larva udang yang digunakan adalah naupli 6
dengan bobot 0,6 ± 0,08 mg/ekor, dipelihara dalam toples dengan volume air 2
liter dan kepadatan100 e/l. Penelitian dilakukan dengan 4 perlakuan yaitu K
(artemia tanpa pengkayaan prebiotik, probiotik dan sinbiotik), A (artemia dengan
pengkayaan prebiotik 2%), B (artemia dengan pengkayaan probiotik 107
cfu/ml)
dan C (artemia dengan pengkayaan sinbiotik), artemia mulai diberikan pada larva
stadia mysis 1. Setelah stadia postlarva 10 dilakukan uji stres dengan larutan
formalin 200 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sinbiotik
melalui artemia menghasilkan nilai sintasan (41,50%) dan laju pertumbuhan
harian (17,55±0,65%) tertinggi, serta total mortalitas terhadap larutan formalin
200 ppm terendah (56,67±10,41%). | id |