| dc.description.abstract | Rumput laut dapat diolah menjadi agar-agar. Pengolahan tersebut menghasilkan suatu limbah. Limbah padat hasil dari pengolahan agar-agar dapat disintesis menjadi nanoselulsosa, yang nantinya dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang. Tujuan dari penelitian ini adalah memproduksi dan mengkarakterisasi nanoselulosa dari limbah padat pengolahan agar-agar. Tahapan penelitian terdiri dari preparasi bahan baku, proses ekstraksi dan bleaching, serta sintesis nanoselulosa. Ekstraksi dilakukan menggunakan NaOH 10%, sedangkan bleaching dilakukan menggunakan H2O2 3%. Tahap sintesis nanoselulosa meliputi proses hidrolisis asam, homogenisasi, sonikasi, sentrifugasi, dan pengeringan. Proses hidrolisis dibagi menjadi dua perlakuan yaitu H2SO4 40% pada suhu 40 °C selama 40 menit dan HCl 9,27% pada suhu 80 °C selama 120 menit. Rendemen ekstrak selulosa yang diperoleh yaitu sebanyak 58,83%, sedangkan rendemen untuk NS-HCl dan NS-H2SO4 yaitu masing-masing 3,5±3,01% dan 2,71±1,12%. Hidrolisis ekstrak selulosa dengan asam yang berbeda menghasilkan karakteristik nanoselulosa yang berbeda. NS-H2SO4 menghasilkan struktur yang lebih kristalin dengan kristalinitas sebesar 60,56%, sedangkan NS-HCl menghasilkan sturktur yang cenderung amorf. | id |