Show simple item record

dc.contributor.advisorHarianto
dc.contributor.authorWahyuni, Theresia
dc.date.accessioned2023-11-06T14:21:21Z
dc.date.available2023-11-06T14:21:21Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130879
dc.description.abstractManusia membutuhkan energi untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Energi tersebut dapat diperoleh dari makanan atau pangan yang dikonsumsi tubuh. Besarnya volume impor sampai tahun 2007, mengindikasikan kemungkinan Indonesia bisa terancam rawan pangan beberapa tahun mendatang. Diversifikasi tanaman pangan merupakan salah satu pilar tercapainya ketahanan pangan nasional. Jumlah rumah tangga petani di Indonesia didominasi oleh petani yang mempunyai luas lahan kurang dari 0,5 hektar. Karena itu petani yang memiliki lahan sempit akan sulit untuk melakukan diversifikasi tanaman pangan, sedangkan yang berlahan luas masih bisa melakukan hal tersebut. Desa Situ Ilir merupakan salah satu desa yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani, beberapa tanaman yang ditanam di sini yaitu padi, jagung, ubi jalar, singkong atau tomat jambe (sejenis tomat cherry), yang ditumpangsarikan dengan tanaman pangan lainnya. Kepemilikan lahan paling besar seluas dua hektar hanya dimiliki oleh satu petani. Sehingga rata-rata luas kepemilikan lahan tergolong kecil. Oleh karena itu, Desa Situ Ilir dipilih sebagai lokasi penelitian agar dapat membantu petani dalam memanfaatkan lahan yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pemanfaatan lahan sawah di Desa Situ Ilir, menganalisis input-output usahatani yang diusahakan petani di lahan sawahnya menggunakan fungsi produksi Cobb Douglas dan Efisiensi, menganalisis komparasi biaya dan penerimaan usahatani ( R/C rasio) yang diusahakan petani di Desa Situ Ilir, merumuskan saran peningkatan pendapatan petani di Desa Situ Ilir. Data yang digunakan data primer dari wawancara langsung kepada petani (60 petani) dan data sekunder dari literatur terkait. Analisis dilakukan menggunakan pola tanam, fungsi produksi Cobb Douglas, efisiensi faktor produksi, pendapatan dan R/C rasio. Penelitian dilakukan dengan membandingkan pola tanam yang memberikan keuntungan terbesar dan kondisi pemakaian faktor produksi dengan efisiensi, serta faktor produksi yang berpengaruh signifikan khususnya untuk komoditi utama yaitu padi. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat delapan variasi pola tanam di Desa Situ Ilir yaitu padi dua kali sebesar 55 persen; padi tiga kali sebesar tujuh persen; padi dan ubi jalar sebesar 27 persen; padi dan ubi jalar yang ditumpangsarikan tomat jambe (sejenis tomat cherry) sebesar tiga persen; ubi dan tomat jambe sebesar dua persen; padi dan ubi jalar yang ditumpangsarikan dengan singkong sebesar dua persen; padi, ubi jalar dan jagung sebesar dua persen; serta padi dan jagung sebesar dua persen. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcProduction Managementid
dc.subject.ddcManagementid
dc.titleAnalisis pemanfaatan lahan sawah petani di Desa Situ Ilir Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAnalysis Cobb Douglasid
dc.subject.keywordproduction functionid
dc.subject.keywordAnalysis of the efficiency factors of productionid
dc.subject.keywordEquilibrium analysisid
dc.subject.keywordrevenues and costs;id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record