| dc.description.abstract | Sebanyak 36 ekor kambing lokal jantan yang terdiri dari 26 ekor kambing kacang dan 10 ekor kambing peranakan etawah (PE) digunakan untuk mengevaluasi karakteristik karkas dan non karkas pada bobot potong rata-rata 17 kg. Data karkas dan non karkas dianalisis menggunakan Analysis of Covariance (ANCOVA). Bobot potong dan bobot karkas kiri kambing digunakan sebagai covariable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot potong, bobot tubuh kosong, bobot dan persentase karkas kambing kacang sangat nyata lebih tinggi (P<0.01) dibandingkan dengan kambing PE. Ada perbedaan signifikan pada komponen non karkas yaitu kepala, kulit, kaki, darah, lemak omental, jantung, kantung kemih, ginjal, dan jeroan hijau. Hasil analisis menunjukkan kambing PE memiliki persentase tulang dan jaringan ikat sangat nyata lebih tinggi (P<0.01) dan persentase lemak karkas yang lebih rendah (P<0.05) dibandingkan kambing kacang. Secara umum, kambing kacang dan kambing PE yang disembelih pada bobot potong rataan 17 kg menghasilkan masing-masing persentase karkas 41.02% dan 34.31% dan persentase non karkas 33.81% dan 32.61% | id |