Analisis Nilai Tambah Pengolahan Crude PalOli (CPO) dan Palm Kernel (PK) Pada PT. Perkebunan Nusantara V Pabrik Kelapa Sawit Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau
| dc.contributor.advisor | Dewi, Farida Ratna | |
| dc.contributor.author | Wulanda, Tika Ayu | |
| dc.date.accessioned | 2023-11-01T11:37:13Z | |
| dc.date.available | 2023-11-01T11:37:13Z | |
| dc.date.issued | 2012 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129874 | |
| dc.description.abstract | PT. Perkebunan Nusantara V (PTPN V) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan tanggal 11 Maret 1996 sebagai hasil konsolidasi kebun pengembangan PTP II, PTP IV, dan PTP V di Provinsi Riau. PTPN V Pabrik Kelapa Sawit Tanjung Medan (PTPN V PKS TME) merupakan salah satu unit dari PTPN V yang melakukan pengolahan komoditas kelapa sawit dari unit Kebun Tanjung Medan serta perkebunan masyarakat sekitar menjadi CPO dan PK. Dalam proses pengolahan harga pokok produksi diperlukan sebagai penentuan harga pembelian bahan baku TBS dari kebun swasta ataupun petani. Perhitungan dan analisis nilai tambah pengolahan CPO dan PK diperlukan oleh perusahaan untuk mengetahui kondisi dan kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk meningkatkan produktivitas pengolahan yang akan meningkatkan keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat proses produksi CPO dan PK, mengetahui harga pokok produksi CPO dan PK dengan menggunakan metode full costing serta menganalisis nilai tambah yang diperoleh perusahaan dari pengolahan CPO dan PK dengan menggunakan metode hayami. Berdasarkan metode full costing diperoleh harga pokok produksi selama bulan Oktober 2011 cukup tinggi. Harga pokok produksi CPO untuk tiap kilogram sebesar Rp 4409 dengan harga jual CPO Rp 6200 untuk tiap kilogram. Sedangkan pada produksi PK harga pokok produksi sebesar Rp 4409 dengan harga jual PK untuk tiap kilogramnya Rp 4000. Dari hasil penelitian dapat diketahui pengolahan CPO dan PK mempunyai nilai tambah. Pada produk CPO nilai tambah yang diperoleh adalah Rp 769 untuk tiap kilogramnya dan untuk produk PK nilai tambah yang diperoleh tiap kilogram Rp 784. Secara keseluruhan nilai tambah yang diperoleh oleh perusahaan pada bulan Oktober 2011 adalah sebesar Rp 2.867.572.800, dari produk CPO sebesar Rp 2.314.382.400 dan dari produk PK sebesar Rp 553.190.400. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Economics and Development Studies - Management | id |
| dc.title | Analisis Nilai Tambah Pengolahan Crude PalOli (CPO) dan Palm Kernel (PK) Pada PT. Perkebunan Nusantara V Pabrik Kelapa Sawit Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Analisis Nilai Tambah | id |
| dc.subject.keyword | Pengolahan | id |
| dc.subject.keyword | Hayami | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
UF - Management [3737]

