| dc.description.abstract | Perubahan gaya hidup masyarakat Bogor menyebabkan perkembangan toko penjualan tas di kota Bogor meningkat. Berdasarkan pengamatan peneliti, terdapat lebih dari sepuluh toko penjualan tas tersebar di Kota Bogor, yaitu Sumber Karya Indah (SKI), Terminal Tas, Stasiun Tas, Bagz City, Vemeer, Bogor Tas, Fashion Tas, B’Bos, Donatello dan Fame and Famous.
Home industry (yang kemudian bernama SKI) berdiri pada tahun 1980 oleh Ibu Maryan Alicia yang berlokasi di jl. Raya Dahlia no 15 Komplek Tajur Indah. Ibu Maryan Alicia mulai memproduksi tas disaat kurangnya toko penjualan tas yang ada di kota Bogor dan itu dijadikan celah oleh Ibu Maryan Alicia sebagai peluang usaha yang menjanjikan setelah itu home industry tersebut mempunyai nama yakni SKI, di dalam perkembangannya, terdapat kompetitor yang turut bersaing didalam pembuatan serta penjualan tas, oleh karena itu dibutuhkan strategi-strategi jitu untuk membuat SKI dapat bertahan dan terus berkembang, salah satu strateginya adalah penggunaan store environment. Store environment terdiri dari store image, store atmosphere dan store theatries yang dirasa SKI dapat menjadi senjata ampuh untuk meraih konsumen.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder, untuk data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan tehnik wawancara kepada responden dan data sekunder melalui studi literatur, jurnal penelitian, skripsi, informasi internet serta buku-buku yang terkait dengan penelitian ini.
Dalam Penentuan sampel, peneliti menerapkan metode judgement sampling, yaitu pengambilan sampel yang dipilih berdasarkan syarat-syarat yang telah ditetapkan peneliti. Beberapa syarat diantaranya adalah usia yang tidak kurang dari 17 tahun sehingga diharapkan jawaban yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan, dan harus pernah membeli tas di Sumber Karya Indah ( SKI ).
Metode analisis data yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda dengan menggunakan bantuan program SPSS 16.0. Berdasarkan metode analisis data yaitu Uji Regresi Linier Berganda dihasilkan Y = 0,526 + 0,162x1 + 0,154x2 + 0,327x3. Pelaksanaan store image berupa akses jalan yang baik, area toko yang luas, bentuk bangunan yang menarik dan tata ruang pamer yang baik mempunyai pengaruh terhadap minat beli ulang konsumen SKI sebesar 0,162. Pelaksanaan store atmosphere SKI berupa lingkungan toko dan area toko yang bersih, tidak terganggu oleh suara-suara bising serta aroma yang wangi membuat konsumen berminat kembali untuk berbelanja, itu terlihat dari hasil uji Regresi Linier Berganda yang mendapat 0,154 yang dapat diasumsikan bahwa store atmosphere memeliki pengaruh terhadap minat beli ulang. Store theatries SKI berupa Dekorasi yang menarik, wahana bermain anak serta adanya potongan harga terbukti berpengaruh sangat kuat terhadap minat beli ulang konsumen SKI sebesar 0,327. | id |