Show simple item record

dc.contributor.advisorHubeis, Musa
dc.contributor.authorNatasya, Riesty
dc.date.accessioned2023-11-01T03:06:34Z
dc.date.available2023-11-01T03:06:34Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129649
dc.description.abstractPT. Rahayu Santosa merupakan perusahaan manufaktur yang hasil produksinya berupa big bus, medium bus, dan small bus untuk lokal yang bermutu dengan proses produksi menggunakan peralatan modern, sistem kerja yang baik dan para pekerja bermutu, serta terampil. Untuk menghasilkan mutu produk yang baik dan memenuhi standar, PT. Rahayu Santosa harus merencanakan dan mengendalikan kegiatan produksi. Mengingat kegiatan produksi yang dilakukan tidak hanya menggunakan tenaga manusia, juga mesin dan perlengkapan lain yang mendukung proses produksi. PT. Rahayu Santosa bergerak di bidang industri karoseri dengan menitikberatkan pada penyediaan peralatan operasionalnya. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasi sistem perawatan dan pemeliharaan mesin di PT. Rahayu Santosa, (2) Menganalisis nilai efektivitas dan efisiensi Mesin Shearing, (3) Menghasilkan usulan menuju ke arah implementasi Total Productive Maintenance (TPM) dan perbaikan nilai Overall Equipment Efficiency (OEE). Penelitian dilakukan di PT. Rahayu Santosa dengan melakukan pengukuran nilai efektivitas penggunaan mesin, atau peralatan dengan metode OEE. Dengan menggunakan metode OEE, perusahaan dapat melakukan perbaikan pada bagian yang tidak tepat, karena metode ini menghitung nilai Availability, Performance dan Quality yang merupakan faktor penting dari OEE, sehingga dari perhitungan tersebut dapat diketahui faktor mana yang menjadi penyebab rendahnya nilai OEE. Pada bagian yang memiliki nilai Availability, Performance dan Quality lebih rendah dari standar nilai dunia, maka perlu dilakukan perbaikan sesuai (nilai di bawah standar 85%). Dilihat dari angka OEE yang diambil dari bulan Mei-Juli, terlihat nilai OEE di atas standar yang telah ditetapkan (85%) terjadi pada bulan Mei, sedangkan nilai OEE pada bulan Juni di bawah standar yang ditetapkan. Nilai OEE pada bulan Juni di bawah standar karena terjadi kerusakan pada mesin yang mengakibatkan hasil produksi menurun dan kinerja mesin berkurang, tetapi angka tersebut menunjukkan produktivitas yang cukup baik. Hal ini menunjukkan keberhasilan program TPM pada PT. Rahayu Santosa, sehingga mesin-mesin produksi dapat bekerja dengan baik dan produktivitas tinggi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcEconomics and Development Studies - Managementid
dc.titleAnalisis penerapan efektivitas mesin dan perhitungan overall equipment efficiency pada mesin shearing divisi manufacturing PT. Rahayu Santosa, Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordManajemen produksi dan operasiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record