Show simple item record

dc.contributor.advisorRahmawati, Siti
dc.contributor.authorPrasetyo, Achmad Budi
dc.date.accessioned2023-10-31T00:38:36Z
dc.date.available2023-10-31T00:38:36Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129292
dc.description.abstractKebun Raya Bogor yang telah berdiri selama 195 tahun termasuk salah satu kebun raya tertua di Asia. Kebun Raya Bogor memiliki peran utama sebagai tempat melestarikan, mendayagunakan, dan mengembangkan potensi tumbuhan melalui kegiatan konservasi, penelitian, pendidikan, serta peningkatan apresiasi masyarakat terhadap Kebun Raya. Kebun Raya Bogor berlokasi di Kota Bogor yang terletak 54 km sebelah selatan Jakarta, dan wilayahnya berada di tengah Kabupaten Bogor dan memiliki luas sebesar 118,50 km², dan merupakan salah satu tempat pariwisata yang paling sering dikunjungi di Kota Bogor. Menurut Undang-Undang Nomor 10 tentang kepariwisataan 2009, pariwisata adalah berbagai kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah. Berdasarkan hal tersebut, dewasa ini sektor pariwisata merupakan salah satu industri terbesar dan tercepat perkembangan pertumbuhannya di Indonesia maupun dunia. Kebun Raya Bogor merupakan salah satu objek wisata di Kota Bogor yang sudah dikenal luas dan menjadi salah satu tujuan wisata yang sangat diminati wisatawan karena menyajikan panorama arsitektur lanskap yang bernuansa alami. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam sekaligus menambah wawasan dan pengetahuan tentang tumbuh-tumbuhan dalam satu tempat. Jumlah kunjungan wisatawan lebih banyak dari dalam negeri yaitu sekitar 860.872 orang per tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah 1. Mengidentifikasi penilaian kinerja yang diterapkan Kebun Raya Bogor. 2. Mengkaji kondisi kinerja Kebun Raya Bogor menggunakan Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence 2009-2010. 3. Memperkirakan kinerja Kebun Raya Bogor dalam mencapai kinerja yang excellence dengan penilaian Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence 2009-2010. Sistem penilaian kinerja yang diterapkan PKT-Kebun Raya Bogor-LIPI berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006, yang telah mengalami pembaruan menjadi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2011, ISO 9001:2008, dan SK Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor: 1151/M/2001. Penilaian Kinerja Karyawan terdiri dari empat aspek, yaitu penilaian perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja dan pencapaian sasaran/kinerja organisasi. Kondisi kinerja organisasi yang dinilai melalui kriteria Baldrige 2009-2010 menunjukan bahwa perlu meningkatkan pembelajaran (learning) dan integrasi (integration) terhadap proses kinerja organisasi. Di sisi lain keseluruhan pendekatan (approach) dan penyebaran (deployment) organisasi sudah cukup baik, sistematis, dan diterapkan pada unit kerja yang sesuai. Pada bagian penilaian kinerja berorientasi hasil, secara keseluruhan menunjukan trend dan comparison organisasi masih lemah. Hasil evaluasi kinerja perusahaan berdasarkan metode MBCfPE 2009-2010, diperoleh nilai skor total perusahaan sebesar 307,50 poin dengan rincian kategori proses mendapatkan skor 213 poin dan kategori hasil memiliki skor 94,50 poin. Hal itu menunjukan PKT-Kebun Raya Bogor-LIPI berada pada posisi kelas Poor pada range 276-375 dengan kriteria kinerja global perusahaan Early Result. Hal tersebut berarti kinerja PKT-Kebun Raya Bogor-LIPI harus melakukan banyak perbaikan untuk dapat menjadi organisasi yang excellence.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcEconomics and Development Studies - Managementid
dc.titleAnalisis Kinerja Kebun Raya Bogor Dengan Menggunakan Malcolm Baldrige Criteria For Performance Excellence 2009-2010id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAnalisis Kinerjaid
dc.subject.keywordKebun Raya Bogorid
dc.subject.keywordMalcolm Baldrige Criteriaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record