| dc.description.abstract | Perusahaan Umum Prasarana Perikanan Cabang Jakarta merupakan
perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan fasilitas pelabuhan bersifat komersial.
Fasilitas pelabuhan perikanan yang dikelola Perusahaan Urnum Prasarana Perikanan
Cabang Jakarta diantaranya, pabrik es balok dan cold storage. Persaingan antara
Perum dengan perusahaan swasta rnengharuskan Perum untuk dapat menentukan
harga pokok produksi dan titik impas es balok dan jasa cold storage yang tidak
merugikan Perum.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harga pokok produksi,
menentukan besamya titik impas produksi dan menghitung nilai marginal
pendapatan, Marginal Income Ratio (MIR), Marginal of Safety (MOS), dan
profitabilitas usaha. Berdasarkan analisis data didapat harga pokok produksi es balok
sebesar Rp. 89, 18 per kg atau Rp. 4.459,00 per balok, harga pokok produksi untuk
penyimpanan ikan sebesar Rp. 7,12 per kg atau Rp.3.560,00 per palet dan untuk
pembekuan ikan sebesar Rp. 124,77 per kg. Titik impas es balok pada tahun 2003
adalah 52.950.943,61 kg atau 1.059.018,87 balok dan senilai dengan
Rp. 4.871.486.812,10, penyimpanan ikan 186.347.854 kg atau 372.695,71 palet dan
senilai dengan Rp. 1.863.478.546,00, sedangkan titik impas pembekuan ikan
1.349.566,02 kg atau senilai dengan Rp. 337.391.503,76. Marginal Income pada
pabrik es Rp. 1 .379.104.172,03,jasa penyimpanan ikan Rp. 2.062.190.002,40 dan jasa
pembekuan ikan Rp. 65 5 .181.879 ,3 5. MIR pada pabrik es 25%, jasa penyimpanan
ikan 63% jasa pembekuan ikan 82%. MOS pada pabrik es 12%, jasa penyimpanan
ikan 43% dan jasa pembekuan ikan 58%. Nilai MOS menujukkan bahwa pabrik es
menghadapi resiko mendapat kerugian lebih besar dibandingkan jasa penyimpanan
dan pembekuan ikan. Laba pada pabrik es 3%,jasa penyimpanan ikan 27,09% dan
jasa pembekuan ikan 47,56%. Perhitungan nilai titik impas, MIR, MOS dan laba
menunjukkan usaha jasa pembekuan ikan lebih menguntungkan dibandingkan jasa
penyimpanan ikan dan es balok. | id |