Show simple item record

dc.contributor.advisorSuci, Dwi Margi
dc.contributor.advisorMutia, Rita
dc.contributor.authorPratomo, Suwanto Jundi
dc.date.accessioned2023-10-28T16:02:08Z
dc.date.available2023-10-28T16:02:08Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128914
dc.description.abstractKebutuhan akan telur dari tahun ke tahun tetap atau tidak terfluktuasi bahkan menunjukkan peningkatan. Hal ini ditunjukkan banyaknya usaha peternakan ayam petelur yang semakin meningkat setiap tahunnya. Peternakan ayam ras petelur saat ini kebanyakan menggunakan pakan hasil produksi pabrik (pakan komersil) yang umumnya menggunakan zat antibiotik untuk merangsang pertumbuhan serta dimaksudkan untuk meningkatkan performan ayam. Natur Bro® merupakan feed additive yang diekstrak dari bahan-bahan alami yang berkhasiat untuk meningkatkan performan ayam broiler juga untuk mengurangi residu antibiotik dalam produk ternak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon penambahan NaturBroⓇ dalam ransum terhadap perfoman ayam petelur periode developer (umur 12 minggu sampai pertama bertelur). Penelitian ini menggunakan 45 ekor ayam petelur periode developer strain Hy-Line. Perlakuan yang diberikan yaitu: Ransum basal (RB)., Ransum basal ditambah NaturBroⓇ 1% (RB+1%N) dan Ransum komersil (RK). Ransum diberikan ad libitum. Kebutuhan zat makanan disusun berdasarkan NRC (1994). Peubah yang diamati adalah performan ayam petelur yang meliputi bobot badan, pertambahan bobot badan, konsumsi ransum, konversi ransum, mortalitas. kuantitas bulu dan bentuk feses secara visual. Data yang diperoleh dianalisa dengan analisa statistika deskriptif dan uji - t pada program MINITAB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan NaturBroⓇ 1% dalam ransum basal periode 12 - 18 minggu dapat meningkatkan pertambahan bobot badan sebesar 7.5% dan pada ransum 18 - pertama bertelur menurunkan pertambahan bobot badan sebesar 20,6% dibanding pemberian ransum basal. Secara keseluruhan pemberian NaturBroⓇ dalam ransum basal menurunkan pertambahan bobot badan sebesar 10.06% dan memiliki bobot badan akhir yang lebih rendah sebesar 6,2% dibandingkan ransum basal. Konsumsi ransum pada perlakuan NaturBro pada ransum periode 12 - 18 minggu memiliki rataan yang lebih rendah sebesar 3,4% dan pada ransum periode 18-pertama bertelur memiliki rataan sebesar 15,9%. Konversi ransum yang diperoleh pada pemberian NaturBroⓇ lebih rendah sebesar 0,7% dibandingkan pemberian ransum basal. Bentuk feses pada pemberian NaturBro memiliki bentuk yang lebih padat dibandingkan perlakuan lainnya. Mortalitas dan kuantitas bulu jatuh yang terjadi selama penelitian tidak dipengaruhi oleh penambahan Natur Bro® 1% dalam ransum basal.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural Universityid
dc.subject.ddcAnimal Nutritionid
dc.titleEvaluasi penambahan Naturbro dalam ransum terhadap performan ayam petelur periode developerid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordNaturBroid
dc.subject.keywordAntibiotikid
dc.subject.keywordFeedid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record