Show simple item record

dc.contributor.advisorSuci, Dwi Marga
dc.contributor.advisorHermana, Widya
dc.contributor.authorNur'amaliyah, Lia Siti
dc.date.accessioned2023-10-23T13:56:06Z
dc.date.available2023-10-23T13:56:06Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127723
dc.description.abstractJamu merupakan salah satu makanan tambahan alami yang berfungsi sebagai imbuhan pakan alternatif. Dewasa ini, obat tradisional telah berkembang dalam bentuk jamu siap pakai yang diproduksi secara massal melalui pabrik atau industri obat tradisional. Salah satu jamu hewan yang diproduksi PT Air Mancur adalah Natur Lay yang digunakan sebagai makanan tambahan alami bagi ayam petelur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian level jamu Natur Lay pada ransum komersial dan ransum basal terhadap performans ayam petelur yang digunakan sebagai imbuhan pakan alternatif. Ternak yang digunakan adalah ayam ras petelur tipe medium strain Hy-Line berumur 24 minggu sebanyak 96 ekor yang dipelihara selama enam minggu dengan rataan bobot badan awal sebesar 1.289,69 54,04 gram/ekor. Ransum penelitian terdiri atas dua macam, yaitu ransum komersial yang mengandung protein kasar 18,13% dan energi metabolis sebesar 2.855,78 kkal/kg dan ransum basal yang mengandung protein kasar 17,56% dan energi metabolis sebesar 2.892,03 kkal/kg. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 2 x 4. Faktor A adalah ransum (komersial dan basal) dan faktor B adalah level jamu Natur Lay (0; 0,5; 1 dan 1,5%). Setiap perlakuan terdiri atas empat ulangan dan setiap ulangan terdiri atas tiga ekor ayam. Ransum dan air minum diberikan ad libitum. Analisis data dilakukan dengan sidik ragam dan jika hasilnya berbeda nyata dilanjutkan dengan uji kontras ortogonal dan polinomial ortogonal. Peubah yang diamati adalah bobot badan awal, bobot badan akhir, pertambahan bobot badan, konsumsi ransum, produksi telur hen-day, berat telur, konversi ransum dan mortalitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian jamu Natur Lay dengan level 0; 0,5; 1 dan 1,5% pada ransum komersial tidak mempengaruhi konsumsi ransum dengan rataan konsumsi ransum sebesar 90,34-95,30 gram/ekor/hari, sedangkan pemberian jamu Natur Lay sebesar 1% dan 1,5% pada ransum basal mampu menurunkan konsumsi ransum masing-masing sebesar 58,34 dan 60,21 gram/ekor/hari. Pemberian jamu Natur Lay sebesar 1,5% pada ransum basal menghasilkan produksi telur hen-day yang sama dengan tanpa jamu Natur Lay pada ransum komersial dengan produksi telur hen-day sebesar 59,92%. Pemberian jamu Natur Lay tidak mempengaruhi berat telur maupun konversi ransum. Berat telur yang diperoleh berkisar antara 47,55-51,54 gram/butir dan konversi ransum sebesar 3,13-5,75id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural Universityid
dc.subject.ddcAyam petelurid
dc.subject.ddcJamu Pakanid
dc.subject.ddcfeedid
dc.titlePengaruh pemberian jamu natur lay sebagai imbuhan pakan alternatif terhadap performans ayam petelurid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordimbuhan pakanid
dc.subject.keywordNatur Layid
dc.subject.keywordayam petelurid
dc.subject.keywordhen-dayid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record