| dc.description.abstract | Tujuan Umum penelitian ini adalah untuk mempelajari pola asuh, tingkat konsumsi pangan, status gizi, serta tingkat perkembangan sosial dan emosi anak yang tinggal di panti uhan dan keluarga. Tujuan khususnya adalah: (1) mengetahui pola asuh anak-anak yang Enggal di panti asuhan dan keluarga, (2) mengetahui tingkat perkembangan sosial dan emosi anak-anak yang tinggal di panti asuhan dan keluarga., (3) menilai tingkat konsumsi pangan nak-anak yang tinggal di panti asuhan dan keluarga, dan (4) menilai status gizi anak-anak yang tinggal di panti asuhan dan keluarga.
Disain penelitian ini adalah cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada bulan April sampai Mei 2003. Contoh dalam penelitian ini adalah anak-anak berusia 9-12 tahun Yang tinggal di panti asuhan dan yang tinggal bersama dengan keluarga. Pengambilan contoh dilakukan dengan metode penarikan contoh acak sederhana. Dari 159 anak yang duduk di kelas 4, 5, dan 6 SD, diambil sebanyak 30 orangcontoh yang tinggal di panti asuhan, dan sebagai pembanding diambil sebanyak 30 contoh anak yang tinggal bersama keluarga, sehingga jumlah seluruh contoh adalah 60 orang. Penelitian dilakukan di Panti Asuhan Putri Aisyiah Kota Medan, Propinsi Sumatera Utara.
Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer meliputi pola asuh makan, pola asuh psikososial, karakter orangtua/pengasuh, tingkat perkembangan sosial dan tingkat perkembangan emosi. Data ini dikumpulkan melalui teknik wawancara dan observasi langsung. Data konsumsi pangan dikumpulkan dengan menggunakan metode food recall selama 2 hari berturut-turut. Data status gizi dikumpulkan dengan cara penimbangan berat badan anak secara langsung. Sedangkan data sekunder adalah karakteristik Panti Asuhan Putri Aisyiah Medan yang diperoleh dari Kantor Panti Asuhan Putri Aisyiah Medan.
Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif dan statistik dengan menggunakan program komputer SPSS 10,0 for windows. Analisis data dengan uji beda Independent Sample T-Test digunakan untuk melihat perbedaan setiap variabel yang ada di panti asuhan dan keluarga.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh makan anak yang tinggal di keluarga lebih baik dari pada anak yang tinggal di panti asuhan. Skor pola asuh makan anak yang tinggal di panti asuhan semuanya berada pada kategori rendah (100%), sementara itu hanya 3,33% anak yang tinggal di keluarga mempunyai skor pola asuh makan rendah. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa aspek yang berkaitan dengan intik makanan, persiapan makan dan situasi makan anak yang tinggal di keluarga lebih baik baik dari anak yang tinggal di panti asuhan (p<0,05), sedangkan dalam aspek peraturan makan, keduanya tidak berbeda secara signifikan (p>0.05). | id |