Analisis perilaku complaint konsumen melalui media massa
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku komplain konsumen melalui media massa. Sedangakan tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui isi dan masalah contoh surat pembaca, sasaran dalam contoh surat pembaca, umpan balik yang dimuat dalam contoh surat pembaca selama periode Januari-Desember 2002, dan karakteristik dan perilaku contoh konsumen yang mengalami ketidakpuasan.
Disain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian dilakukan di kantor Redaksi Kompas, Palem Merah Selatan 26-28, Jakarta Pusat. Dari bulan April sampai dengan Agustus 2003. Penarikan contoh dilakukan secara purposive. Contoh adalah konsumen yang komplain melalui surat pembaca pada surat kabar harian Kompas yang terbit dari tanggal 1 Januari hingga 31 Desember 2002. Sedangkan contoh konsumen adalah pengirim surat pembaca yang komplain pembaca mengenai masalah perbankan dan asuransi serta alamatnya tercantum jelas di rubrik surat peinbaca pada surat kabar Kompas periode 1 Januari hingga 31 Desember 2002. Dari 105 surat yang dikomplainkan konsumen mengenai masalah perbankan dan asuransi, terdapat 53 surat yang alamatnya lengkap. Sedangkan dari 53 responden yang dikirimkan kuesioner, hanya 17 responden (32,1%) yang mengirimkan kembali.
Data primer yang diperoleh langsung dari surat kabar Kompas dalam bentuk tulisan-tulisan surat pembaca dan kusioner. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari kantor redaksi surat kabar harian Kompas, dalam bentuk dokumen, dan hasil riset beberapa lembaga penelitian komunikasi. Selain itu dilakukan dengan wawancara wakil redaktur desk opini dari surat kabar Kompas.
Karakteristik produk yang lebih banyak dikomplainkan contoh konsumen melalui surat pembaca adalah produk barang mahal, tahan lama dan memiliki arti penting bagi konsumen, seperti bidang masalah perbankan dan asuransi, transportasi, telekomunikasi, dan barang. Masalah yang paling banyak dikomplainkan contoh konsumen melalui surat pembaca adalah masalah perbankan dan asuransi (19,7%), yaitu mengenai masalah produk kredit (36,2%).
Sebagian besar contoh konsumen yang komplain melalui surat pembaca mengalami kerugian secara finansial (68,8%). Sedangkan hanya sedikit contoh konsumen yang komplain melalui surat pembaca mengajukan permohonan ganti rugi (40,6%)
