| dc.description.abstract | Teknologi bioflok selain dapat memperbaiki kualitas air juga diharapkan
dapat meningkatkan produktifitas usaha budidaya lele. Penelitian ini bertujuan
untuk mendapatkan padat penebaran optimum pada budidaya ikan lele yang
dipelihara dengan sistem bioflok yang menghasilkan pertumbuhan tertinggi dan
konversi pakan terbaik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan
Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 2 kali ulangan, yang terdiri dari: perlakuan
kontrol kepadatan 300 ekor benih lele m-3 tanpa bioflok, dan perlakuan dengan
bioflok kepadatan 300, 500, 800 ekor benih lele m-3. Bobot ikan awal rata-rata
7,89±0,23 g dengan lama pemeliharaan 75 hari. Sistem pemberian pakan secara
atsatiation pada pukul 08.00 dan 15.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan
kinerja pertumbuhan ikan lele pada perlakuan bioflok dengan padat penebaran
300 ekor m-3 menghasilkan pertumbuhan terbaik dibandingkan perlakuan lainnya.
Bobot rata-rata ikan akhir yang dihasilkan sebesar 257,03±3,52 g, laju
pertumbuhan harian 4,73±0,01% hari-1, dengan jumlah konsumsi pakan
190,0±7,07 kg. Nilai konversi pakan terbaik dicapai pada perlakuan padat tebar
300 ekor m-3 dengan sistem bioflok yaitu 0,92±0,06 g. | id |