| dc.description.abstract | Transportasi dapat menyebabkan stres yang berdampak terhadap penyusutan
bobot badan dan perubahan kondisi fisilogis domba. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji perubahan profil darah, respon fisiologis dan performa domba lokal
pascatransportasi darat yang diberi penambahan asam amino dan gula. Percobaan
ini dilaksanakan di Blok B, Laboratorium Lapangan Fakultas Peternakan, IPB.
Penelitian berlangsung pada bulan September 2021 menggunakan domba lokal
jantan dengan kisaran bobot 20,91 ± 2,73 kg. Perlakuan berupa pemberian asam
amino 12 g ekor-1 dan gula sebanyak 25 g ekor-1 perhari dengan cara dicampurkan
dalam ransum. Model perlakuan yaitu P0 = Kontrol (tanpa penambahan asam
amino dan gula), P1 = dengan penambahan asam amino dan gula, masing-masing
mendapat empat ulangan. Perlakuan ini diterapkan selama pemeliharaan 15 hari
sebelum pengangkutan dan masa recovery hingga mencapai bobot semula.
Transportasi dilakukan selama ± 8 jam pada siang hari, dengan luasan dek selama
transportasi sebesar 0,1 m2 ekor-1. Data dianalisis menggunakan uji T antara kontrol
dan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian asam amino dan
gula tidak mempengaruhi variable yang diamati (P>0,05). | id |