Show simple item record

dc.contributor.advisorAgusta, Ivanovich
dc.contributor.authorAnjani, Tiara
dc.date.accessioned2023-10-03T02:53:06Z
dc.date.available2023-10-03T02:53:06Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125767
dc.description.abstractIndonesia merupakan negara agraris yang cukup menaruh perhatian terhadap tanah. Setiap individu maupun kelompok berusaha untuk mendapatkan hak atas tanah tersebut. Dari kepentingan yang berbeda tersebut dapat menyebabkan konflik yang dalam hal ini disebut sebagai konflik agraria. Adanya ketimpangan kepemilikan lahan ditambah dengan hukum-hukum pertanian yang tidak berpihak pada petani semakin menyudutkan posisi petani. Oleh karena itu, akibat terjadinya konflik menaruh perhatian baru terhadap akses lahan para petani. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui proses terjadinya konflik serta kondisi akses masyarakat terhadap lahan setelah terjadinya konflik. Hasil penelitian dengan uji Rank Spearman menunjukkan hubungan antara dua variabel tingkat eskalasi konflik dengan tingkat penguasaan lahan, tingkat eskalasi konflik dengan lama penguasaan lahan, bentuk konflik dengan tingkat penguasaan lahan, dan bentuk konflik dengan lama penguasaan lahan menunjukkan memiliki hubungan tidak nyata. Sedangkan untuk dua variabel tingkat eskalasi konflik dengan tingkat akses lahan, dan bentuk konflik dengan tingkat akses lahan, menurut hasil penelitian melalui uji Rank Spearman memiliki hubungan nyata.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcHuman Ecology-Communication and Community Developmentid
dc.titleHubungan konflik agraria dengan akses lahan (Kasus Desa Lamaran, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordagrarianid
dc.subject.keywordland accessid
dc.subject.keywordagrarian conflictid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record