Aplikasi Ekstrak Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) Sebagai Bakterisida Alami Pada Soaking Kulit Kambing
Abstract
Soaking merupakan salah satu proses beamhouse yang menggunakan bakterisida selama rehidrasi kulit. Bakterisida ini dapat diperoleh dari tanaman Terminalia catappa (ketapang), Morinda citrifolia (mengkudu) dan Leucaena leucocephala (lamtoro) yang memiliki kandungan fitokimia dan berfungsi sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri beberapa ekstrak daun dan potensi ekstrak terpilih daun lamtoro sebagai bakterisida soaking. Ekstrak daun di uji aktvitias antibakterinya dengan pengujian zona hambat, KHM dan KBM. Ekstrak daun lamtoro memiliki nilai zona hambat, KHM dan KBM terbaik terhadap bakteri B. subtilis, S. aureus dan E.coli. Aplikasi ekstrak lamtoro sebagai bakterisida menggunakan rancangan acak lengkap dua faktor yaitu waktu soaking (2 jam, 4 jam dan 6 jam) dan jenis bakterisida (kontrol, bakterisida komersial, ekstrak lamtoro 1%, 3% dan 5%). Kombinasi waktu soaking 2 jam dan ekstrak lamtoro 5% merupakan kombinasi terbaik berdasarkan hasil parameter. Hasil parameter yang diperoleh kombinasi tersebut yaitu optical density 0.00 (tidak ada pertumbuhan bakteri), suhu kerut 64°C, total nitrogen 4.5 mg/l, total kjeldahl nitrogen 5.06%, kadar garam 1.35%, kondisi kulit (halus, bersih dan lunak).
