Show simple item record

dc.contributor.advisorRahayu, Winiati P.
dc.contributor.authorAzis, Malik Abdul
dc.date.accessioned2023-09-26T01:14:55Z
dc.date.available2023-09-26T01:14:55Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125386
dc.description.abstractTeh hijau merupakan teh yang berasal dari daun teh yang tidak difermentasi. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan profil sensori dari sebelas sampel teh hijau asal China, Thailand, dan Indonesia menggunakan metode QDA (Quantitative Descriptive Analysis) dan CATA (Check-All-That-Apply). Hasil dari kedua metode tersebut dianalisis menggunakan perangkat lunak XLSTAT 2016. Hasil analisis dengan metode QDA menunjukkan empat sampel teh hijau, yaitu: Wavee Tea (Thailand), Royal Project (China), Boon Rawd (China), dan Tong Tji (Indonesia) mempunyai karakter yang berbeda. Hasil analisis dengan metode CATA menunjukkan sampel Royal Project (China) yang paling dekat dengan produk ideal yang berkarakter floral. Sampel yang disukai panelis memiliki atribut aroma dan flavor floral serta flavor fermented. Atribut aroma floral, flavor floral, dan flavor green ditemukan sebagai atribut must have pada teh hijau. Atribut nice to have tidak ditemukan pada analisis teh hijau. Atribut must not have yang diperoleh yaitu flavor burned, mouthfeel throat iritation, aroma burned, dan aroma dry. Hasil analisis metode QDA dan CATA pada sampel yang sama tidak serupa sehingga setiap metode tidak dapat menggantikan satu sama lain.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcFood Technologyid
dc.titleKarakterisasi Profil Sensori Teh Hijau dengan Metode QDA (Quantitative Descriptive Analysis) dan CATA (Check-All-That-Apply)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordCATAid
dc.subject.keywordGreen Teaid
dc.subject.keywordQDAid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record