View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemanfaatan Alklil Poliglikosida, Dietanolamida, dan Alkil Benzil Dimetil Amonium Klorida Sebagai Surfaktan Dalam Formulasi dan Aplikasi Insektisida

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (11.87Mb)
      Date
      2017
      Author
      Umam, Nur Azizul
      Suryani, Ani
      Prijono, Djoko
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dalam bidang pertanian, surfaktan berfungsi sebagai bahan pembantu untuk memperbaiki sifat-sifat seperti kemampuan membasahi, kemampuan menyebar, kemampuan mendispersi, dan kemampuan membentuk emulsi dalam formulasi pestisida. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari surfaktan alkil poliglikosida (APG), dietanolamida (DEA), dan alkil benzil dimetil amonium klorida (ABDAK) dalam formulasi insektisida, mendapatkan formulasi insektisida terbaik, dan mengetahui efektivitas formulasi insektisida. Formulasi yang dilakukan yaitu dengan mengombinasikan ketiga jenis surfaktan pada konsentrasi 4%, 6%, dan 8% dengan konsentrasi bahan aktif emamektin benzoat 20% dan 30%. Kombinasi surfaktan yang digunakan yaitu DEA + ABDAK, APG + ABDAK, DEA + APG + ABDAK, dan ABDAK saja. Sampel dari formulasi tersebut diujikan untuk mengetahui kinerja dari surfaktan yang ditambahkan seperti stabilitas formulasi, stabilitas emulsi, penurunan tegangan permukaan, dan sudut kontaknya. Dua formulasi terpilih yaitu penambahan DEA + ABDAK dan APG + DEA + ABDAK digunakan untuk uji hayati terhadap ulat daun kubis Plutella xylostella dengan metode residu pada daun. Sebagai pembanding uji hayati digunakan Proclaim 5 SG (bahan aktif emamektin benzoat 5%). Pengujian dilakukan pada lima taraf konsentrasi yang ditentukan berdasarkan uji pendahuluan. Hasil uji hayati menunjukkan bahwa sediaan formula uji toksik terhadap hama sasaran pada konsentrasi uji yang rendah. Mortalitas larva meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi insektisida yang digunakan. Nilai LC95 pada 96 JSP sediaan formulasi bahan aktif 20%, 30%, dan Proclaim 5 SG berturut-turut 0.071, 0.108, dan 0.057 mg b.a./L. Hal ini menunjukkan formula insektisida ini kurang toksik dibandingkan Proclaim 5 SG dalam membunuh serangga uji pada taraf LC95.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125149
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4356]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository