| dc.description.abstract | Lactobacillus plantarum SK(5) asal bekasam dapat dimanfaatkan sebagai kultur starter dalam pembuatan yoghurt. Bubuk spirulina dapat digunakan sebagai prebiotik yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan daya tahan probiotik. Tujuan penelitian ini menentukan pengaruh penambahan spirulina terhadap karakteristik yoghurt yang difermentasi menggunakan starter L. plantarum SK(5) asal bekasam. Perlakuan yang digunakan pada penelitian ini yaitu penambahan spirulina 0%, 0.25%, 0.5%, dan 0.75% (b/v campuran). Penambahan spirulina mempengaruhi secara nyata kadar total asam tertitrasi (TAT), pH, kadar protein, dan viskositas yoghurt. Penambahan spirulina tidak mempengaruhi secara nyata total BAL, kadar lemak, dan total padatan yoghurt. Perlakuan terpilih yaitu perlakuan spirulina 0.5% berdasarkan kadar protein dan karakteristik lainnya yang telah memenuhi standar yoghurt. Perbedaan lama fermentasi mempengaruhi secara nyata total BAL, kadar TAT, dan pH yoghurt perlakuan spirulina terpilih. | id |