Show simple item record

dc.contributor.advisorPurwaningsih, Sri
dc.contributor.advisorRamadhan, Wahyu
dc.contributor.authorNabila, Weni Trinova
dc.date.accessioned2023-08-11T08:02:22Z
dc.date.available2023-08-11T08:02:22Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/123693
dc.description.abstractDry noodles are a widely consumed energy source, but have low dietary fiber content and often use imported raw materials. This study aimed to optimize dry noodles formulation by incorporating Gracilaria sp. flour and evaluating their physical, chemical, and sensory characteristics. A completely randomized design was employed with four concentrations of Gracilaria sp. flour (0% - F0, 10% - F1, 15% - F2, and 20% - F3). The test results indicating significant influence were further tested using Duncan test (parametric data) or Dunn test (non-parametric data) at a confidence level of 95%. Parameters assessed included cooking time, cooking loss, water absorption, elongation, activity water value, moisture, ash, protein, fat, carbohydrates, dietary fiber content, and sensory attributes. Noodles with 10% Gracilaria sp. flour (F1) had the best formulation, with a cooking time of 240 seconds, water absorption of 153.13%, and a neutral hedonic scale receptions among panelists. F1 noodles contained 8.14% dietary fiber, thereby classifying them as a high-fiber food.id
dc.description.abstractMi kering merupakan makanan sumber energi yang banyak dikonsumsi masyarakat, namun memiliki kandungan serat pangan yang rendah serta bahan baku yang digunakan berupa produk impor. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan formulasi mi kering dengan penambahan tepung Gracilaria sp. dan mengevaluasi karakteristik fisik, kimia, dan sensori mi kering yang dihasilkan. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan perlakuan empat konsentrasi tepung Gracilaria sp. (0% - F0, 10% - F1, 15% - F2, dan 20% - F3). Hasil uji yang menunjukkan pengaruh nyata dilakukan uji lanjut Duncan (data parametrik) atau uji Dunn (data bukan parametrik) pada taraf kepercayaan 95%. Parameter yang dinilai meliputi waktu pemasakan, kehilangan padatan akibat pemasakan (KPAP), daya serap air, elongasi, nilai aw, kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, serat pangan, dan atribut sensori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mi dengan penambahan 10% tepung Gracilaria sp. (F1) adalah formulasi terbaik dengan waktu pemasakan selama 240 detik, daya serap air sebesar 153,13%, dan dapat diterima oleh panelis dengan skala hedonik netral. Mi F1 mengandung serat pangan sebesar 8,14% dan digolongkan sebagai makanan tinggi serat.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKarakteristik Mi Kering dengan Penambahan Rumput Laut (Gracilaria sp.) sebagai Sumber Seratid
dc.title.alternativeCharacteristics of Dry Noodles with the Addition of Seaweed (Gracilaria sp.) as a Fiber Sourceid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordmi keringid
dc.subject.keywordrumput laut Gracilaria spid
dc.subject.keywordserat panganid
dc.subject.keyworddry noodlesid
dc.subject.keywordGracilaria sp. seaweedid
dc.subject.keyworddietary fiberid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record