View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Manajemen Budidaya dan Pasca Panen Selada (Lactuca sativa L) Organik di Yayasan Bina Sarana Bhakti, Cisarua, Bogor.

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (511.9Kb)
      Fullteks (6.655Mb)
      Lampiran (2.377Mb)
      Date
      2020
      Author
      Alifa, Farda Hayyu Khansa’
      Suhartanto, M. Rahmad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pertanian organik modern di Indonesia diperkenalkan oleh Yayasan Bina Sarana Bhakti (YBSB). Sistem budidaya secara organik dikenal sebagai sistem budidaya ramah lingkungan yang dapat secara berlanjut memperbaiki kondisi lahan. Selada merupakan salah satu komoditas yang terdapat di YBSB. Magang tentang komoditas selada dilaksanakan di YBSB, Cisarua, Bogor. Pelaksanaan magang dilakukan selama empat bulan pada bulan januari sampai dengan April 2020. Tujuan umum dari pelaksanaan magang adalah mempelajari, memperoleh informasi, serta meningkatkan kemampuan teknis dan manajerial dalam budidaya pertanian organik. Tujuan khusus magang mengetahui perbedaan hasil dari kelima umur yang berbeda pada ketiga jenis selada dan mengetahui perbedaan mutu dan hasil panen antara petani mitra dengan YBSB. Perbedaan budidaya antara petani mitra dengan YBSB mengakibatkan perbedaan produksi dan mutu selada. Selada termasuk salah satu jenis sayuran hortikultura yang mudah rusak dan membutuhkan penanganan pasca panen cepat dan tepat agar tidak terjadi kehilangan hasil. Kehilangan hasil pada saat panen dan pascapanen sangat mempengaruhi kualitas dan kuantitas selada. Jenis selada yang diamati adalah selada keriting (Lactuca sativa var. capitata cv Curly Lettuce), selada cos (Lactuca sativa var. cos cv Romaine), dan selada siomak (Lactuca sativa var. latin cv Siomak). Kehilangan hasil akibat perompesan daun pada ketiga jenis selada sebesar 13.20 – 28.41 %, kehilangan hasil paling besar yaitu pada selada jenis selada cos. Banyaknya kehilangan hasil rompesan daun disebabkan oleh banyaknya perompesan daun tua. Umur panen yang semakin lama maka daun tua yang dirompes semakin banyak. Rekomendasi umur panen yang tepat dapat mempengaruhi hasil panen. Kualitas dan kuantitas mempengaruhi hasil panen selada. Perbedaan hasil panen YBSB dengan petani pada umur panen 47 HSS, hasil panen YBSB lebih baik dibanding petani mitra. hal tersebut dikarenakan terdapat perbedaan dalam penanaman budidaya. Selada yang di tanam di YBSB menggunakan naungan sedangkan petani mitra menggunakan green house. Hasil panen yang baik perlu dilakukan budidaya dan waktu panen yang tepat agar menghasilkan kualitas dan kuantitas yang baik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/115922
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository