Show simple item record

dc.contributor.advisorNurilmala, Mala
dc.contributor.advisorNugraha, Roni
dc.contributor.authorLamima, Andiksy Risya
dc.date.accessioned2022-10-27T05:25:42Z
dc.date.available2022-10-27T05:25:42Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/115089
dc.description.abstractSisik ikan nila dapat menjadi bahan baku alternatif untuk sumber gelatin. Penelitian ini bertujuan menentukan konsentrasi HCl dalam proses pretreatment, serta karakteristik gelatin sisik ikan nila. Tiga konsentrasi HCl digunakan untuk proses pretreatment yaitu 0,05 M; 0,1 M dan 0,15 M. Konsentrasi terbaik ditentukan berdasarkan karakteristik gelatin yang dihasilkan menggunakan analisis ANOVA dan uji lanjut Duncan. Karakteristik gelatin sisik ikan nila sudah sesuai dengan standar GMIA 2019 dan SNI 8622-2018. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan konsentrasi HCl 0,1 M. Perlakuan tersebut menghasilkan rendemen 13,44±0,78%; kadar air 10,48±0,25%; kadar abu 0,696±0,005%; pH 6,99±0,07; kekuatan gel 208,82±2,77 bloom; viskositas 67,67±1,53 mps; dan setting point 18,08±0,38oC. Gelatin sisik ikan nila memiliki gugus fungsi amida A, I, II, dan III; bobot molekul menunjukkan rantai β, α1 dan α2; dan komposisi asam amino utama yaitu glisin 28,925±0,085%; prolin 12,291±0,025% dan hidroksiprolin 3,860±0,000%.id
dc.description.abstractSisik ikan nila dapat menjadi bahan baku alternatif untuk sumber gelatin. Penelitian ini bertujuan menentukan konsentrasi HCl dalam proses pretreatment, serta karakteristik gelatin sisik ikan nila. Tiga konsentrasi HCl digunakan untuk proses pretreatment yaitu 0,05 M; 0,1 M dan 0,15 M. Konsentrasi terbaik ditentukan berdasarkan karakteristik gelatin yang dihasilkan menggunakan analisis ANOVA dan uji lanjut Duncan. Karakteristik gelatin sisik ikan nila sudah sesuai dengan standar GMIA 2019 dan SNI 8622-2018. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan konsentrasi HCl 0,1 M. Perlakuan tersebut menghasilkan rendemen 13,44±0,78%; kadar air 10,48±0,25%; kadar abu 0,696±0,005%; pH 6,99±0,07; kekuatan gel 208,82±2,77 bloom; viskositas 67,67±1,53 mps; dan setting point 18,08±0,38oC. Gelatin sisik ikan nila memiliki gugus fungsi amida A, I, II, dan III; bobot molekul menunjukkan rantai β, α1 dan α2; dan komposisi asam amino utama yaitu glisin 28,925±0,085%; prolin 12,291±0,025% dan hidroksiprolin 3,860±0,000%.id
dc.description.sponsorshipLPDPid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKarakteristik Gelatin dari Sisik Ikan Nila (Oreochromis niloticus)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordgelatinid
dc.subject.keywordHClid
dc.subject.keywordpretreatmentid
dc.subject.keywordscaleid
dc.subject.keywordtilapiaid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record