Show simple item record

dc.contributor.advisorSetyaningsih, Iriani
dc.contributor.advisorUju
dc.contributor.advisorMaddu, Akhiruddin
dc.contributor.authorAndio, Khairul Fadhil
dc.date.accessioned2021-08-30T00:19:04Z
dc.date.available2021-08-30T00:19:04Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108918
dc.description.abstractFikosianin merupakan fikobiliprotein yang dihasilkan oleh Spirulina. Fikosianin dapat digunakan sebagai dye pada Dye Sensitized Solar Cell (DSSC). Tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh variasi konsentrasi garam dan asal Spirulina terhadap karakteristik ekstrak fikosianin dan performanya pada DSSC. Tahapan penelitian meliputi ekstraksi fikosianin, karakterisasi fikosianin, pembuatan larutan dye, pembuatan prototipe DSSC dan pengukuran arus tegangan. Penelitian ini menggunakan Spirulina hasil kultur dan komersial, dengan konsentrasi garam 0%, 1,5%, 3%, dan 6%. Perbedaan perlakuan yang digunakan berpengaruh terhadap karakteristik dye dan performa aplikasinya pada DSSC. Perlakuan terbaik untuk konsentrasi fikosianin dan nilai Area Under Curve (AUC) didapatkan pada fikosianin kultur tanpa penambahan garam yaitu 0,296±0,003 mg/mL dan 264,8±6,4. Nilai tegangan terbaik diperoleh pada fikosianin kultur dengan garam 1,5%. Nilai arus dan daya terbaik diperoleh pada fikosianin komersial dengan garam 0%. Sel surya dengan life time terbaik didapatkan pada sampel kultur dengan garam 1,5% yaitu selama 7 hari.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Variasi Penambahan Garam pada Pigmen Fikosianin Spirulina sebagai Fotosensitizer pada Dye Sensitized Solar Cellid
dc.title.alternativeThe Effect of Salt Addition Variations on Spirulina Phycocyanin Pigments as a Photosensitizer in Dye Sensitized Solar Cellsid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordDSSCid
dc.subject.keywordfikosianinid
dc.subject.keywordgaramid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record