Show simple item record

dc.contributor.advisorSunarti, Euis
dc.contributor.authorSukandar, Ananda Khairana
dc.date.accessioned2021-08-04T00:03:22Z
dc.date.available2021-08-04T00:03:22Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108094
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh frekuensi interaksi, tingkat keterlibatan interaksi, potensi konflik (kesenjangan) dalam perkawinan terhadap kepuasan interaksi suami istri pada keluarga korban pascabencana tsunami di Banten. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian payung yang berjudul “Dampak Gempa Selat Sunda 2018 terhadap Kerentanan Sosial Ekonomi Keluarga dan Pencapaian SDGs Kesejahteraan” menggunakan metode cross sectional study. Penelitian melibatkan 61 keluarga yang tinggal di Desa Teluk yang dipilih berdasarkan Data RKI (Riset Kolaborasi Indonesia) 2020. Sebagian besar keluarga merupakan keluarga dengan tahapan perkembangan usia anak dewasa. Hasil uji hubungan menunjukkan bahwa semakin lama usia pernikahan, maka semakin menurun frekuensi interaksi suami istri. Uji regresi menunjukkan bahwa semakin bertambahnya tahapan perkembangan akan menurunkan kepuasan interaksi. Tingkat keterlibatan interaksi yang tinggi akan meningkatkan kepuasan interaksi yang dirasakan istri sedangkan potensi konflik (kesenjangan) dalam perkawinan yang tinggi akan menurunkan kepuasan interaksi.id
dc.description.abstractThis study aims to analyze the influence of frequency of interaction, level of interaction involvement, potential conflict (gap) in marriage to the satisfaction of husband-wife interaction of post-tsunami victims' families in Banten. This research is part of an umbrella study entitled "Dampak Gempa Selat Sunda 2018 terhadap Kerentanan Sosial Ekonomi Keluarga dan Pencapaian SDGs Kesejahteraan" using a cross sectional study method. The study involved 61 families living in Teluk Village which were selected based on the Data RKI (Riset Kolaborasi Indonesia) 2020. Most families are families with the developmental stages of adult children. The results of the relationship test show that the longer age of marriage, the lower the frequency of husband and wife interactions. Regression test shows that the increasing stages of development will decrease satisfaction of interaction. A high level of interaction involvement will increase the satisfaction of interaction felt by the wife, while a high potential conflict (gap) in marriage will satisfaction of interaction.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB UNIVERSITYid
dc.titleKualitas Interaksi Suami Istri pada Keluarga Korban Pascabencana Tsunami Selat Sunda di Bantenid
dc.title.alternativeThe Quality of Husband and Wife Interaction of Post-Tsunami Selat Sunda Disaster Victims’ Family in Bantenid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordfrequency of interactionid
dc.subject.keywordsatisfactionid
dc.subject.keywordconflict potentialid
dc.subject.keywordlevel of involvementid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record