| dc.description.abstract | Telur ayam merupakan salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi di
Indonesia. Produksi telur dipengaruhi beberapa faktor salah satunya adalah pakan
dan air minum. Ulat tepung memiliki kandungan protein tinggi dan asam amino
lengkap. Probiotik berperan sebagai penghambat pertumbuhan bakteri yang
merugikan dan meningkatkan produktifitas. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui performa produksi dan kadar amonia ekskreta pada ayam petelur.
Peubah yang diamati adalah produktivitas meliputi bobot telur, hen day production,
konsumsi pakan, konversi pakan, dan analisis kadar amonia ekskreta. Penelitian
ini menggunakan rancangan acak lengkap pola factorial dengan pemberian pakan
tepung ulat tepung sebagai faktor pertama dan probiotik sebagai faktor kedua,
setiap perlakuan ada 12 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bobot telur,
konsumsi pakan, serta konversi pakan, analisis kadar amonia tiap perlakuan
berbeda nyata (P<0.05), kecuali hen day production dan tidak ada interaksi antar
perlakuan terhadap hasilnya. Kadar amonia pada ekstreta ayam pada pemberian
pakan dan probiotik memberikan hasil yang paling tinggi pada perlakuan
penambahan ulat tepung 6% karena semakin meningkat protein pakan
menyebabkan kadar amonia semakin tinggi. Pemberian probiotik dalam air minum
dapat menurunkan kadar amonia eksreta ayam. Konversi pakan yang paling kurang
efisien diperoleh pada ayam yang mendapat perlakuan kontrol. | id |