| dc.description.abstract | Kabupaten Sumenep merupakan daerah penghasil rumput laut terbesar di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kesesuaian rumput laut dengan SNI 2690:2015, menentukan komposisi serat rengginang dan kerupuk di Sumenep dan Mataram, dan menentukan presentase karbohidrat dan serat pada kecukupan gizi produk. Metode yang digunakan yaitu uji organoleptik, analisis proksimat dan mineral. Hasil penelitian ini menunjukkan kandungan cemaran logam rumput laut Sumenep dan Lombok dibawah batas maksimal SNI 2690:2015 hanya kandungan kadmium melebihi batas maksimal. Skor uji sensori untuk kenampakan dan tekstur pada rumput laut (Euchema cottonii) dari Sumenep sudah memenuhi standar hanya kenampakan pada rumput laut Lombok yang belum memenuhi ketentuan. Kesimpulan penelitian ini adalah angka kecukupan gizi produk rengginang dan kerupuk rumput laut dari Sumenep lebih baik dari produk rengginang dan kerupuk rumput laut dari Mataram. | id |