Show simple item record

dc.contributor.advisorBudiardi, Tatag
dc.contributor.advisorEffendi, Irzal
dc.contributor.authorAstari, Belinda
dc.date.accessioned2020-11-11T03:42:10Z
dc.date.available2020-11-11T03:42:10Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103982
dc.description.abstractOksigen terlarut dalam media budidaya dapat ditingkatkan melalui penambahan debit aerasi pada budidaya bersistem resirkulasi (resirculated aquaculture system, RAS). Penelitian bertujuan menentukan produksi terbaik bersistem resirkulasi dengan debit aerasi optimum yang dapat menyuplai oksigen terlarut pada pendederan benih abalon (Haliotis squamata) di akuarium melalui kajian kinerja produksi dan respons fisiologis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan debit aerasi yaitu 0,4; 0,8; 1,2 dan 1,6 L/menit masing-masing dengan tiga ulangan. Abalon yang digunakan memiliki ukuran awal 27,26±0,63 mm dan bobot 3,27±0,07 g. Abalon dipelihara di dalam keranjang berukuran 30 cm 10 cm 10 cm yang diletakkan pada akuarium berukuran 60 cm 40 cm 40 cm dengan sistem resirkulasi. Berdasarkan kajian kinerja produksi dan respons fisiologi dapat disimpulkan bahwa produksi pendederan abalon (H. squamata) terbaik pada pemeliharaan abalon bersistem resirkulasi adalah dengan debit aerasi 1,6 L/menit dengan oksigen terlarut berkisar 5,4–6,4 mgO2 L-1.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcTechnologi and Management of Aquacultureid
dc.titleProduksi Pendederan Abalon Haliotis squamata Bersistem Resirkulasi dengan Debit Aerasi Berbedaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordabalonid
dc.subject.keyworddebit aerasiid
dc.subject.keywordsistem resirkulasiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record