Show simple item record

dc.contributor.advisorArief, Irma Isnafia
dc.contributor.advisorApriantini, Astari
dc.contributor.authorAfriadi, Digsen
dc.date.accessioned2020-11-11T01:29:44Z
dc.date.available2020-11-11T01:29:44Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103679
dc.description.abstractTepung biji durian memiliki kadar pati 88.68%, amilosa 22.35%, amilopektin 66.33% dan protein 1.08%. Kandungan tersebut memiliki kesamaan dengan tepung tapioka yang memiliki kadar pati 82.41%, amilosa 20–27%, amilopektin 82.13% dan protein 0.94%. Oleh karena itu, tepung biji durian dapat dikombinasikan dengan tepung tapioka sebagai bahan pengisi dalam pembuatan sosis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa sifat fisik dan mikrobiologi sosis daging sapi yang diberi penambahan tepung biji durian 0%, 25% dan 50% dari maksimal 30% tepung yang digunakan dalam pembuatan sosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung biji durian berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap nilai kekompakan sosis dan tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap sifat lainnya. Penambahan tepung tapioka 75% dan tepung biji durian 25% menghasilkan kualitas fisik dan mikrobiologi sosis daging sapi yang baik sesuai dengan Standar Nasional Indonesia mengenai Sosis Daging. Kombinasi tepung tapioka 75% dan tepung biji durian 25% dapat digunakan sebagai bahan pengisi dalam pembuatan sosis daging sapi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAnimal Production Technologyid
dc.titleSifat Fisik dan Mikrobiologi Sosis Daging Sapi dengan Penambahan Tepung Biji Durian (Durio zibethinus Murr).id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordsosisid
dc.subject.keywordtepung biji durianid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record