View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Susut Bobot dan Waktu Rekondisi Pedet Jantan Sapi Peranakan Friesian Holstein (PFH) pada Proses Transportasi dengan Perbedaan Kepadatan

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (9.159Mb)
      Date
      2020
      Author
      Intaniasari, Indah
      Priyanto, Rudy
      Aditia, Edit Lesa
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Transportasi ternak di Indonesia khususnya jalur darat belum memiliki standar, ukuran dan jenis secara spesifik, sehingga dapat menjadikan ternak stres selama proses transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui susut bobot dan waktu rekondisi pasca transportasi pada pedet Peranakan Friesian Holstein (PFH) dengan perbedaan kepadatan yaitu ±0.43 m2ekor-1 (di masyarakat) dan ±0.58 m2ekor-1 (FAWC 2007). Penelitian ini menggunakan 28 ekor pedet (PFH) dengan rata-rata umur ±4 bulan dan rata-rata bobot badan 98.82±5.08 kg yang ditransportasikan selama 6 jam. Peubah yang diamati meliputi iklim mikro (suhu dan kelembapan), nilai THI (Temperature Humidity Index), penyusutan bobot badan, waktu rekondisi, tingkah laku loading dan unloading serta tingkah laku pasca transportasi. Hasil penelitian menunjukan selama transportasi nilai THI (Temperature Humidity Index) dikisaran 77.64-81.00, sehingga ternak mengalami stres ringan dan sedang. Pasca transportasi ternak mengalami stres ringan dengan nilai THI (Temperature Humidity Index) sebesar 77.31. Penyusutan bobot badan pasca transportasi sebesar 8.6% (8.5±2.71 kg) dan waktu rekondisi terjadi pada hari ke-3 dan ke-4. Kepadatan selama transportasi tidak menyebabkan perbedaan penyusutan bobot badan dan waktu rekondisi. Tingkah laku yang paling sering dimunculkan pedet (PFH) saat loading adalah berhenti sejenak dan saat unloading adalah melompat. Tingkah laku yang dominan dilakukan pasca pengangkutan adalah makan dan minum.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102514
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4043]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository