View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Rasio Molar dan Lama Reaksi pada Sintesis Poliol dari Asam Oleat Minyak Sawit Menggunakan Metode Thiol-Ene Coupling

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (13.80Mb)
      Date
      2019
      Author
      Mochamad, Nasir
      Hambali, Erliza
      Setyaningsih, Dwi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Poliuretan merupakan polimer yang memiliki kegunaan luas dan dihasilkan dari reaksi antara poliol dengan isosianat. Pentingnya aspek keberlanjutan membuat penggunaan minyak sawit dijadikan alternatif utama sebagai pengganti bahan baku poliuretan yaitu poliol. Peneliti menggunakan reaksi thiol-ene coupling (TEC) dalam sintesis poliol dari asam oleat minyak sawit. Reaksi TEC merupakan reaksi penambahan gugus OH secara langsung terhadap ikatan rangkap suatu senyawa melalui bantuan lampu UV. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kondisi proses TEC terhadap rendemen dan karakteristik poliol. Reaksi TEC dilakukan dengan penambahan radikal 2-merkaptoetanol ke dalam asam oleat pada kondisi penyinaran lampu UV 400 W, tanpa fotoinisiator dan dengan pengadukan 300 rpm. Penelitian ini menggunakan variasi perlakuan pada rasio molar asam oleat (AO) : merkaptoetanol (ME) (1:2 dan 1:3) dan waktu reaksi TEC (4, 5 dan 6 jam). Hasil penelitian menunjukkan poliol dengan rasio molar AO:ME 1:3 dan waktu reaksi 6 jam memberikan rendemen hasil tertinggi yaitu sebesar 92,67%. Peningkatan molaritas tiol dan waktu reaksi akan meningkatkan viskositas, densitas, dan bilangan hidroksil serta menurunkan bilangan asam dan bilangan iod poliol. Hasil analisis Near Infrared Spectroscopy (NIRS) dapat membuktikan bahwa ada perbedaan jumlah gugus fungsi karbonil, tiol dan hidroksil antara asam oleat dan poliol.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102039
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository