View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Multidiciplinary Program
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Multidiciplinary Program
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Evaluasi Pemanfaatan Ruang untuk Pengembangan Wisata Bahari di Kawasan Pesisir Bandara Internasional Kuala Namu Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (162.2Kb)
      Full Text (2.184Mb)
      Cover (375.4Kb)
      Postcript (6.244Mb)
      Bab I (303.7Kb)
      Bab II (304.5Kb)
      Bab III (401.3Kb)
      Bab IV (305.6Kb)
      Bab V (605.6Kb)
      Bab VI (278.3Kb)
      Daftar Pustaka (1.188Mb)
      Penutup (282.6Kb)
      Date
      2008
      Author
      Syahputra, Muhammad Iqbal
      Munandar, Aris
      Sobari, Mochammad Prihatna
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Deli Serdang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki sumber daya pesisir dan lautan yang baik. Kawasan pesisir di Kabupaten Deli Serdang memiliki luas 13.133,44 hektar dengan panjang garis pantainya mencapai 65.000 meter. Kawasan pesisirnya juga memiliki keindahan pantai dengan kondisi tanah yang datar dan berpasir, sehingga berpotensi menjadi satu unit kegiatan ekonomi berupa wisata bahari yang bila dikelola dengan baik dan profesional akan dapat menciptakan efek ganda (multiplier effect) bagi peningkatan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat lokalnya. Salah satu kegiatan pembangunan yang cukup besar dalam memanfaatkan kawasan pesisir di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara saat ini adalah dibangunnya Bandara Internasional Kuala Namu. Bandara yang bernama Kuala Namu ini merupakan sebuah bandara udara baru untuk Kota Medan. Melihat pengalaman di beberapa daerah lain bahwa pembangunan bandara yang berada di wilayah kabupaten yang berbatasan dengan wilayah ibukota provinsi, maka wilayah kabupaten tersebut hanya akan memperoleh manfaat ekonomi yang lebih sedikit dibandingkan dengan wilayah ibukota provinsi. Sebagai contoh adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Kabupaten Tangerang, Bandara Internasional Hasanuddin di Kabupaten Maros, Bandara Internasional Minangkabau di Kabupaten Pariaman dan lain-lain, maka diduga hal yang sama akan terjadi pada Bandara Internasional Kuala Namu, dimana yang banyak menikmati dampak positifnya adalah Kota Medan yang sudah jauh lebih siap sarana dan prasarananya dibandingkan dengan Kabupaten Deli Serdang.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/9950
      Collections
      • MT - Multidiciplinary Program [1949]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository