Show simple item record

dc.contributor.advisorArsyianti, Laily Dwi
dc.contributor.authorJayanti, Fauziah Eka
dc.date.accessioned2019-10-30T03:29:21Z
dc.date.available2019-10-30T03:29:21Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/99308
dc.description.abstractSektor industri pengolahan memiliki peran dalam mendorong perekonomian di Indonesia. Dalam mengoptimalkan kinerja sektor industri pengolahan dibutuhkan dukungan struktur modal dari perbankan syariah melalui pembiayaan. Pembiayaan yang disalurkan rentan terhadap pembiayaan bermasalah yang berpotensi mengguncang sektor keuangan khususnya perbankan, sehingga penting untuk menganalisis resiko pembiayaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor makroekonomi yang memengaruhi pembiayaan bermasalah yaitu diproxikan dengan Non Performing Financing sektor industri pengolahan pada perbankan syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Vector Error Correction Model (VECM) dengan data bulanan Januari 2011 hingga Desember 2018. Hasil analisis menunjukkan bahwa guncangan nilai tukar dollar, BI Rate, dan imbal hasil SBIS berpengaruh positif dan permanen terhadap NPF sektor industri pengolahan. Sedangkan guncangan tingkat margin sektor industri pengolahan, inflasi, dan IPI berpengaruh negatif dan permanen terhadap NPF sektor industri pengolahan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcSharia Economicsid
dc.subject.ddcMakroeconomicsid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcIndonesiaid
dc.titleFaktor-faktor Makroekonomi yang Memengaruhi Non Performing Financing Sektor Industri Pengolahan pada Perbankan Syariahid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordVECMid
dc.subject.keywordMakroekonomiid
dc.subject.keywordNon Performing Financingid
dc.subject.keywordSektor Industri Pengolahanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record