View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Fraksinasi Logam Berat di Sedimen Permukaan di Perairan Barat dan Timur Sumatera Utara

      Thumbnail
      View/Open
      Abstarct (401.0Kb)
      Date
      2019
      Author
      Yolanda, Dewy Septiyanti
      Prartono, Tri
      Koropitan, Alan F
      Marine Science
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sumber logam berat yang masuk ke perairan dapat berasal secara alami baik proses geologi kompleks (pelapukan mineral dari daratan yang sewaktu-waktu terdeposisi di dasar laut) maupun proses biogenik dan non alami yang berhubungan dengan aktivitas manusia. Sumber logam berat dari aktivitas manusia (antropogenik) dapat masuk ke perairan di antaranya berasal dari berbagai limbah industri, transportasi, dan penambangan. Di dalam lingkungan perairan, logam berat terdapat dalam bentuk terlarut dan partikel yang saling berinteraksi melalui proses adsorpsi dan desorpsi. Logam berat dalam partikel selanjutnya akan mengendap di dasar perairan, akan mengalami interaksi secara kimia yang berhubungan dengan perilaku fisik dan kimia. Interaksi ini terjadi pada beberapa mekanisme asosiasi dengan karbonat, Fe-Mn oksida, bahan organik dan silikat. Secara geokimiawi logam berat di sedimen terbagi menjadi empat fraksi yaitu terlarutkan asam (acid soluble), tereduksikan (reducible), teroksidasikan (oxidizable) dan residu. Penelitian ini mengkaji partisi geokimia dan level kontaminasi logam berat sebagai penentu potensi kontaminasi. Pengambilan sampel pada 11 titik stasiun dengan 3 zona pesisir timur, barat dan pulau. Partisi geokimiawi dilakukan dengan 4 tahapan yaitu fraksi terlarutkan asam (Fraksi 1). Fraksi tereduksikan (fraksi 2), fraksi teroksidasikan (fraksi 3) dan fraksi residu (fraksi 4). Hasil yang diperoleh menunjukkan komposisi fraksi residu dan non residu pada zona timur, barat dan pulau memiliki perbedaan. Zona timur kecenderungan memiliki komposisi fraksi lebih lengkap jika dibandingkan dengan zona barat dan pulau. Logam Cd yang ditemukan pada zona barat dan pulau didominasi oleh fraksi residu hingga mencapai 100%, sedangkan logam Pb fraksi yang mendominasi adalah non residu. Hal ini mengindikasikan bahwa untuk logam Cd pada bagian barat dan pulau bersumber secara alami dan minim aktifitas antropogenik. Berbeda dengan Pb yang diduga telah masuk pengaruh dari aktivitas antropogenik baik zona timur dan barat. Evaluasi kontaminasi menunjukkan secara keseluruhan logam berat (Ni, Cd, As, Pb, Cr) memiliki nilai yang <1.5. Klasifikasi pengayaan yang terjadi masih didominasi secara alami, namun telah ada penambahan aktivitas antropogenik yang masih minim. Indeks geoakumulasi menunjukkan bahwa logam Cd pada pesisir timur memiliki nilai 0- 1 yang tergolong dalam kelas 1 yang artinya tidak tercemar hingga tercemar ringan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98158
      Collections
      • MT - Fisheries [3210]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository