Show simple item record

dc.contributor.advisorSuharti, Sri
dc.contributor.advisorWijayanti, Indah
dc.contributor.authorMislah, Achmad
dc.date.accessioned2019-02-08T09:01:46Z
dc.date.available2019-02-08T09:01:46Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/96836
dc.description.abstractSianida (HCN) memiliki efek racun yang dapat mengakibatkan kematian pada ternak jika pemberian melebihi batas toleransi, namun efek HCN pada ternak ruminansia dapat diatasi dengan bantuan mikroba rumen yang dapat mendegradasi HCN. Bakteri pendegradasi sianida merupakan bakteri rumen yang bersifat anaerob sehingga perlu diproteksi dengan menggunakan teknik enkapsulasi pada saat produksi dan penyimpanan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengamati efektivitas enkapsulasi bakteri pendegradasi HCN serta pengaruhnya terhadap fermentasi in vitro dengan ransum berbasis daun singkong pahit. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama dilakukan produksi enkapsulasi bakteri pendegradasi sianida dan pengujian daya simpan (selama 0,1,2,3,4,5,6,7,14,21 dan 28 hari penyimpanan) serta pengamatan karakteristik enkapsulasi bakteri pendegradasi sianida. Penelitian tahap dua dilakukan untuk menguji pengaruh penambahan enkapsulasi bakteri pendegradasi HCN yang disimpan selama 28 hari terhadap karakteristik fermentasi rumen secara in vitro. Variabel yang diukur pada penelitian tahap kedua adalah nilai pH, kosentrasi NH3, kecernaan bahan kering (KCBK) dan kecernaan bahan organik (KCBO), nilai konsentrasi asam lemak terbang / volatile fatty acid (VFA) dan populasi mikroba rumen. Perlakuan pakan pada penelitian ini adalah P0 = pakan kontrol, P1 = P0 + enkapsulasi bakteri pendegradasi sianida dengan masa simpan 0 hari, P2 = P0 + enkapsulasi bakteri pendegradasi sianida dengan masa simpan 7 hari, P3 = P0 + enkapsulasi bakteri pendegradasi sianida dengan masa simpan 21 hari, dan P4 = P0 + enkapsulasi bakteri pendegradasi sianida dengan masa simpan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik enkapsulasi dapat mempertahankan viabilitas bakteri pendegradasi sianida hingga 28 hari penyimpanan pada suhu ruang, dimana hasil terbaik diperoleh pada penyimpanan hingga 14 hari penyimpanan. Produk enkapsulasi mempunyai karakteristik berwarna kuning keabuan dan krem serta bentuk berbutir dan gumpalan. Penggunaan enkapsulasi bakteri pendegradasi sianida nyata meningkatkan (P<0.05) pH rumen, populasi bakteri total dan konsentrasi NH3. Pemberian enkapsulasi bakteri pendegradasi sianida tidak mempengaruhi nilai kecernaan bahan kering (KCBK), kecernaan bahan organik (KCBO), volatile fatty acid (VFA) dan jumlah populasi protozoa. Dapat disimpulkan bahwa enkapsulasi bakteri pendegradasi sianida yang disimpan sampai 28 hari pada suhu ruang mempunyai efek yang menguntungkan pada fermentasi rumen dan populasi bakteri total.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAnimal Nutritionid
dc.subject.ddcEncapsulation Techniqueid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBogor Jawa Baratid
dc.titleEfektivitas Enkapsulasi Bakteri Pendegradasi HCN dan Pengaruhnya pada Fermentasi In Vitro.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordEnkapsulasi bakteri pendegradasi sianidaid
dc.subject.keywordkarakteristik fermentasi rumenid
dc.subject.keywordpopulasi bakteriid
dc.subject.keywordviabilitasid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record