Show simple item record

dc.contributor.advisorSulistyono, Eko
dc.contributor.authorSiagian, Nurvenska Octavia
dc.date.accessioned2019-01-17T06:01:50Z
dc.date.available2019-01-17T06:01:50Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/95916
dc.description.abstractSistem irigasi bawah permukaan merupakan sistem irigasi yang lebih efektif dibandingkan sistem irigasi permukaan, karena tidak banyak terjadinya kehilangan air yang disebabkan oleh limpasan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh panjang sumbu kapiler terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah, sehingga dapat dipilih panjang sumbu kapiler yang efektif serta mengetahui kebutuhan air tanaman bawang merah pada setiap fase pertumbuhan. Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Sawah Baru, Institut Pertanian Bogor, pada bulan Februari hingga Mei 2018. Rancangan yang digunakan adalah rancangan kelompok lengkap teracak dengan 3 ulangan. Perlakuan panjang sumbu kapiler yang digunakan terdiri dari panjang sumbu 2 cm, 7 cm, 12 cm, 17 cm dan 22 cm. Panjang sumbu berpengaruh terhadap panjang akar bawang merah, bobot basah umbi, kadar air akar (%BK) dan volume akar. Panjang sumbu yang optimum adalah 22.6 cm. Kebutuhan air dari tanam sampai 1 MST, 1-2MST, 2-3 MST, 3–4 MST, 4– 5 MST, 5-6 MST, 6-7 MST, 7-8 MST, 8 -9 MST, masing-masing adalah 3.1, 1.1, 0.6, 0.7, 0.7, 0.9, 0.9, 0.9, 0.6 dikalikan evaporasi permukaan air bebas (E0).id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agriculture University (IPB)id
dc.subject.ddcAgronomyid
dc.subject.ddcShallotid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titlePengaruh Panjang Sumbu Kapiler terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium cepa var. ascalonicum L.).id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordbobot umbiid
dc.subject.keywordefisiensi pemakaian airid
dc.subject.keywordkebutuhan air irigasiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record