Fitoplasma patogen tumbuhan legum, kaktus, bambu, dan rumput^bPengembangan teknik deteksi dan keragaman molekuler
View/ Open
Date
2018Author
Prasetya, Ariny
Giyanto
Mutaqin, Kikin Hamzah
Sinaga, Meity Suradji
Metadata
Show full item recordAbstract
Resistensi antibiotik merupakan ancaman terhadap kesehatan masyarakat.
Bakteri yang sudah resisten terhadap antibiotik akan dapat berkembang dan
menyebar ke manusia, hewan, dan lingkungan. Bakteri komensal yang resisten
akan bersifat sebagai reservoar dan penyebar sifat resistensi ke bakteri lainnya dan
bakteri patogen akan menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia dan hewan.
Kondisi tersebut akan sulit untuk dikendalikan dengan antibiotik yang biasa
digunakan. Escherichia coli (E. coli) merupakan bakteri komensal yang tersebar
luas baik di saluran pencernaan manusia dan hewan maupun di lingkungan. E. coli
diduga telah banyak mengalami kejadian resistensi antibiotik. Kejadian resistensi
ini sebagai akibat dari penggunaan antibiotik yang tidak bijak (misuse dan
overuse). Peternakan diketahui sebagai salah satu sumber munculnya bakteri
resisten akibat penggunaan antibiotik yang tinggi dalam mengobati penyakit
hewan. Namun tidak bisa dipungkiri juga, jika penyebaran bakteri resisten dapat
bersumber dari manusia dan lingkungan di sekitar peternakan. Kota Kupang
sebagai daerah yang memiliki populasi babi yang tinggi dapat berisiko muncul
dan menyebarnya bakteri resisten antibiotik, khususnya oleh E. coli. Minimnya
informasi mengenai keberadaan E. coli resisten dan pola penyebaran yang terjadi
menjadi alasan dilakukannya penelitian ini.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi keberadaan E. coli
resisten terhadap antibiotik yang berasal dari feses pada peternakan babi di Kota
Kupang; (2) mengidentifikasi gen penyandi resistensi tetrasiklin pada E. coli; (3)
mengetahui pola penyebaran E. coli resisten pada peternakan babi di Kota Kupang
berdasarkan hasil analisis spasial; dan (4) mengetahui faktor-faktor yang
berpotensi terhadap munculnya kejadian resistensi pada peternakan babi di Kota
Kupang. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu (1) isolasi dan
identifikasi serta uji sensitifitas terhadap bakteri E. coli; (2) deteksi gen resisten
penyandi resistensi terhadap tetrasiklin; (3) analisis spasial terhadap pola
penyebaran E. coli resisten antibiotik; (4) survei knowledge, attitude, dan practice
(KAP) terhadap penggunaan antibiotik oleh peternak; dan (5) menyimpulkan hasil
informasi dari 4 tahapan yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai
E. coli resisten antibiotik di Kota Kupang.
Collections
- DF - Agriculture [807]

