View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Potensi Probiotik Isolat Bakteri Asam Laktat Asal Tempe dan Tape

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (16.29Mb)
      Date
      2018
      Author
      Panjaitan, Raini
      Nuraida, Lilis
      Dewanti-hariyadi, Ratih
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bakteri asam laktat (BAL) adalah kelompok bakteri yang memproduksi asam laktat sebagai produk metabolit utama dari fermentasi karbohidrat. BAL dapat diperoleh dari pangan hasil fermentasi, seperti tempe dan tape. Tempe merupakan makanan tradisional yang berasal dari Indonesia yang dikenal sebagai hasil fermentasi kapang sedangkan tape merupakan makanan fermentasi Indonesia yang dihasilkan melalui proses fermentasi bahan pangan berkabohidrat atau sumber pati. Selain kapang dan khamir, pada tape dan tempe juga ditemukan bakteri seperti bakteri asam laktat. Beberapa bakteri asam laktat telah diketahui memiliki manfaat kesehatan dan dikenal sebagai probiotik. Probiotik dapat didefinisikan sebagai mikroorganisme hidup yang memberikan manfaat kesehatan bagi inangnya apabila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Probiotik telah banyak digunakan dalam pencegahan maupun pengobatan penyakit. Eksplorasi probiotik dapat dilakukan terhadap BAL dari pangan tradisional. Tujuan penelitian ini untuk menguji kemampuan isolatisolat BAL asal tempe dan tape sebagai kandidat probiotik yang mencakup ketahanan terhadap pH 2.0, ketahanan terhadap garam empedu, aktivitas antimikroba dan sifat penempelan yang meliputi sifat hidrofobisitas, autoagregasi dan koagregasi. Isolat-isolat BAL asal tape diuji toleransinya pada pH rendah (pH 2,0) dan garam empedu 0,5%. Isolat BAL asal tempe dan tape yang telah diketahui ketahanannya terhadap pH dan garam empedu selanjutnya diuji aktivitas antimikroba terhadap bakteri patogen (E. coli ATCC 25922, S.typhimurium ATCC 14028, L. monocytogenes ATCC 7644, S. aureus ATCC 25923 dan B.cereus ATCC 11778) dan sifat penempelan, yang terdiri dari uji hidrofobisitas menggunakan uji BATH (Bacterial Adhesion to Hydrocarbon), autoagregasi dan koagregasi antara BAL dan patogen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dua isolat BAL asal tape ketan toleran terhadap pH 2.0 dan garam empedu yaitu BK 2-5 dan BK 2-7, dan satu isolat BAL asal tape singkong memiliki toleransi tinggi terhadap asam dan garam empedu yaitu NG 6-4. Sementara itu, BAL yang agak tahan terhadap pH 2.0 dan garam empedu adalah NG 6-3, SH 6-8, dan TS 4-5. Isolat BAL asal tape ketan dan singkong teridentifikasi oleh Kit API 50 CHL, sebagai Lactobacillus fermentum 1 BK 2-5, Lactobacillus fermentum 2 BK 2-7, Pediococcus acidilactici NG 6-3, Pediococcus acidilactici NG 6-4, Lactobacillus plantarum 1 SH 6-8 dan Lactobacillus fermentum 2. Berdasarkan pengujian aktivitas antimikroba secara umum penghambatan tertinggi terjadi terhadap L. monocytogenes. L. fermentum S21209 yang diisolasi dari tempe memiliki sifat antimikroba yang kuat terhadap semua patogen. L. fermentum 1 BK 2-5 memiliki nilai hidrofobisitas yang kuat dan memiliki afinitas yang tinggi terhadap xylene (68,84%), klorofom (77,11%), dan etil asetat (76,00%). Isolat BAL memiliki kemampuan autoagregasi berbeda-beda. Uji autoagregasi menunjukkan bahwa semua isolat BAL asal tempe dan tape menunjukkan kemampuan autoagregasi diatas 10%, tujuh isolat BAL memiliki kemampuan autoagregasi diatas 40%. Isolat L. fermentum TS 4-5 memiliki kemampuan autoagregasi paling tinggi dan tidak berbeda dengan L. fermentum S21209, L. fermentum 1 BK 2-5 dan P. pentosaceus 1 W2SR04. Hasil pengujian koagregasi menunjukkan bahwa isolat L. fermentum S21209 memiliki kemampuan koagregasi paling tinggi dengan kelima bakteri patogen. Hasil pengujian koagregasi ini sesuai dengan hasil uji autoagregasi dan berkorelasi dengan aktivitas antimikroba, dimana L. fermentum S21209 memiliki sifat antimikroba yang lebih kuat dibandingkan BAL lainnya terhadap semua patogen uji. Hasil penelitian ini menunjukkan, isolat L. fermentum S21209 asal tempe dan L.fermentum 1 BK 2-5 asal tape paling berpotensi sebagai kandidat probiotik
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/93832
      Collections
      • MT - Agriculture Technology [2427]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository