Show simple item record

dc.contributor.advisorSiregar, Hermanto
dc.contributor.authorFajri, Halimah Cahyaning
dc.date.accessioned2018-09-13T07:14:13Z
dc.date.available2018-09-13T07:14:13Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/93764
dc.description.abstractPerubahan iklim menjadi suatu isu global karena berdampak luas pada kondisi sosial ekonomi suatu negara. Faktor utama yang memengaruhi perubahan iklim di Indonesia adalah El Nino Southern Oscillation (ENSO) yang terdiri dari tiga fase yaitu fase El Nino, Normal, dan La Nina. ENSO memainkan peran penting terhadap variasi iklim dan intensitas curah hujan, sehingga dapat berdampak pada sektor pertanian khususnya subsektor tanaman pangan dan hortikultura yang sangat rentan terhadap perubahan iklim. Penelitian ini mengkaji dampak perubahan iklim terhadap harga pangan dan hortikultura yaitu harga beras, jagung, kedelai dan cabai merah menggunakan metode panel statis. Data cross section memfokuskan pada 10 provinsi yang paling terdampak fenomena ENSO, sedangkan data time series digunakan dari tahun 2011Q1 sampai 2016Q4. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa El Nino berpengaruh signifikan terhadap peningkatan harga beras dan kedelai serta penurunan harga jagung. Sedangkan La Nina berpengaruh signifikan terhadap peningkatan harga beras dan penurunan harga cabai merah. Secara umum El Nino memberikan dampak lebih besar terhadap harga pangan daripada La Nina.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcPriceid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcIndonesiaid
dc.titleKaitan Perubahan Iklim terhadap Harga Pangan serta Hortikultura di Daerah Terdampak Fenomena El Nino dan La Ninaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordel ninoid
dc.subject.keywordharga panganid
dc.subject.keywordla ninaid
dc.subject.keywordpanel dataid
dc.subject.keywordperubahan iklimid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record