Kaitan Perubahan Iklim terhadap Harga Pangan serta Hortikultura di Daerah Terdampak Fenomena El Nino dan La Nina
Abstract
Perubahan iklim menjadi suatu isu global karena berdampak luas pada
kondisi sosial ekonomi suatu negara. Faktor utama yang memengaruhi perubahan
iklim di Indonesia adalah El Nino Southern Oscillation (ENSO) yang terdiri dari
tiga fase yaitu fase El Nino, Normal, dan La Nina. ENSO memainkan peran
penting terhadap variasi iklim dan intensitas curah hujan, sehingga dapat
berdampak pada sektor pertanian khususnya subsektor tanaman pangan dan
hortikultura yang sangat rentan terhadap perubahan iklim. Penelitian ini mengkaji
dampak perubahan iklim terhadap harga pangan dan hortikultura yaitu harga beras,
jagung, kedelai dan cabai merah menggunakan metode panel statis. Data cross
section memfokuskan pada 10 provinsi yang paling terdampak fenomena ENSO,
sedangkan data time series digunakan dari tahun 2011Q1 sampai 2016Q4. Hasil
yang diperoleh menunjukkan bahwa El Nino berpengaruh signifikan terhadap
peningkatan harga beras dan kedelai serta penurunan harga jagung. Sedangkan La
Nina berpengaruh signifikan terhadap peningkatan harga beras dan penurunan
harga cabai merah. Secara umum El Nino memberikan dampak lebih besar
terhadap harga pangan daripada La Nina.
