Show simple item record

dc.contributor.advisorSahara
dc.contributor.authorUtari, Mei Hardianti
dc.date.accessioned2018-08-20T06:38:23Z
dc.date.available2018-08-20T06:38:23Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/92681
dc.description.abstractBawang merah merupakan salah satu komoditas yang mendapatkan perhatian khusus pemerintah, mengingat komoditas ini berkontribusi terhadap inflasi. Budidaya bawang merah di Indonesia dilakukan secara musiman, sehingga terjadi over supply yang menyebabkan penurunan harga saat musim panen, dan kenaikan harga pada musim paceklik. Fluktuasi harga komoditas hortikultura seringkali lebih merugikan petani daripada pedagang karena memberikan kesempatan lebih kepada pedagang untuk memanipulasi informasi harga sehingga transmisi harga bersifat asimetri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transmisi harga bawang merah di Indonesia. Data yang digunakan adalah harga bawang merah harian yang terbentuk pada tingkat produsen, pasar induk, dan konsumen sepanjang tahun 2017. Analisis asimetri harga dilakukan dengan menggunakan pendekatan Error Correction Models (ECM). Hasil penelitian menunjukan bahwa transmisi harga yang terjadi antara produsen dan pasar induk berlangsung secara asimetri pada jangka pendek dan simetri pada jangka panjang. Sementara itu transmisi harga antara pasar induk dan konsumen berlangsung secara simetri baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcPriceid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcIndonesiaid
dc.titleTransmisi dan Asimetri Harga Bawang Merah di Indonesiaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAsimetriid
dc.subject.keywordBawang merahid
dc.subject.keywordECMid
dc.subject.keywordTransmisi hargaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record