Show simple item record

dc.contributor.advisorRaharja, Sapta
dc.contributor.advisorUdin, Faqih
dc.contributor.authorNuraisyah, Ani
dc.date.accessioned2018-06-26T04:00:02Z
dc.date.available2018-06-26T04:00:02Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/92295
dc.description.abstractPengaruh ikat silang oleh enzim transglutaminase pada tepung beras dilakukan dalam upaya memperbaiki karakteristik roti tepung beras. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan perlakuan optimum kombinasi konsentrasi enzim dan konsentrasi protein substratnya yaitu asam amino glutamin pada gluten dan lisin pada susu skim untuk mengoptimalkan karakteristik fisik roti beras (volume, kekerasan, keawetan, dan kohesivitas spesifik) dan karakteristik kimia roti beras (kadar air, kadar abu, kadar lemak, dan kadar protein). Variabel respon dianalisis menggunakan response surface methodology (RSM) dengan faktor yaitu konsentrasi protein substrat dan konsentrasi enzim transgultaminase. Uji organoleptik terhadap atribut yang diujikan dalam uji rating hedonik adalah rasa, warna, aroma, tekstur, keseragaman remah (crumb) dan overall. Hasil optimal dari karakteristik fisik yang direkomendasikan oleh model menghasilkan konsentrasi protein 42.02% dan konsentrasi enzim 7.4 U/g. Kemudian setelah dilakukan uji validasi karakteristik fisik roti beras formula terbaik yaitu konsentrasi protein 42.02% dan konsentrasi enzim 7.4 U/g diperoleh hasil volume spesifik 2.92±0.07 mL/g, kekerasan 1572.7±222.6 gf, elastisitas 92.73±1.09 mm, dan daya kohesif (kekompakkan) 0.74±0.03 dengan nilai desirability sebesar 0.701 artinya nilai persentase dimana nilai kecocokan antara nilai prediksi dengan nilai aktual sebesar 70.1%. Hasil optimal dari karakteristik kimia yang direkomendasikan oleh model menghasilkan konsentrasi protein 45% dan konsentrasi enzim 4 U/g. Kemudian setelah dilakukan uji validasi karakteristik kimia roti beras formula terbaik diperoleh hasil kadar air 37.57±0.14% (bb), kadar abu 1.63±0.03% (bk), kadar lemak 0.40±0.02% (bk), dan kadar protein 12.48±0.09% (bk) dengan nilai desirability sebesar 0.532 artinya nilai persentase dimana nilai kecocokan antara nilai prediksi dengan nilai aktual sebesar 53.2%. Hasil tersebut jika dibandingkan dengan roti yang terbuat dari tepung terigu hasilnya tidak berbeda jauh. Nilai aktual dari hasil karakteristik fisik dan kimia tersebut tidak berbeda jauh dengan nlai respon prediksi yang diberikan oleh program dan masuk dalam selang nilai respon prediksi, sehingga dapat disimpulkan bahwa solusi optimasi yang direkomendasikan oleh program dikategorikan baik dan dapat menghasilkan kualitas roti yang lebih baik. Berdasarkan skor hasil uji organoleptik formula skor nilai kesukaan tertinggi pada atribut overall sebesar 5.9 (agak suka) dengan konsentrasi protein 47% dan konsentrasi enzim 8 U/g.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAgroindustrial Technologyid
dc.subject.ddcRice Flourid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titleOptimasi Konsentrasi Protein dan Enzim Transglutaminase dalam Peningkatan Kualitas Roti Tepung Beras dengan RSMid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordasam aminoid
dc.subject.keywordikat silangid
dc.subject.keywordRSMid
dc.subject.keywordroti berasid
dc.subject.keywordtransglutaminaseid
dc.subject.keywordtransglutaminaseid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record