Show simple item record

dc.contributor.advisorBatubara, Irmanida
dc.contributor.advisorRohaeti, Eti
dc.contributor.authorSumaiyah
dc.date.accessioned2018-04-23T01:28:17Z
dc.date.available2018-04-23T01:28:17Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/92173
dc.description.abstractPerbedaan varietas buah salak akan menyebabkan perbedaan kandungan metabolit sekundernya sehingga akan memiliki aktivitas antioksidan dan antiglikasi yang berbeda. Tujuan penelitian ialah menentukan varietas dan bagian buah salak yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiglikasi terbaik serta menentukan senyawa dugaan antioksidannya. Daging dan kulit buah salak yang dimaserasi menggunakan pelarut etanol 70% kemudian diuji aktivitasnya. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman DPPH (1,1-difenil-2- pikrilhidrazil) dan uji aktivitas antiglikasi menggunakan metode inhibisi glikasi protein. Dari hasil kedua uji aktivitas tersebut, varietas buah salak yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiglikasi terbaik ialah salak persilangan Affinis- Walichiana, tepatnya pada bagian kulit buah salaknya. Nilai IC50 antioksidannya 90.84 μg/mL dan inhibisi AGEs sebesar 52.64% pada konsentrasi 1000 μg/mL. Berdasarkan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) bioautografi antioksidan, dugaan senyawa aktif antioksidan pada ekstrak daging dan kulit buah salak ialah golongan senyawa flavonoid.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcChemistryid
dc.subject.ddcFlavonoidsid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titlePenapisan Ekstrak Daging dan Kulit Buah Salak Beberapa Varietas sebagai Antioksidan dan Antiglikasiid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordflavonoidid
dc.subject.keywordKLT bioautografi antioksidanid
dc.subject.keywordsalak persilangan Affinis- Walichianaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record