View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemanfaatan Imunostimulan Fikosianin dari Spirulina platensis untuk Mencegah Penyakit Motile Aeromonad Septicaemia (MAS) pada Ikan Mas Cyprinus carpio

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (11.77Mb)
      Date
      2018
      Author
      Muchtar, Muthahharah
      Sukenda
      Nuryati, Sri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Motile aeromonad septicaemia (MAS) adalah penyakit yang sering menyerang ikan mas Cyprinus carpio yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Dibutuhkan upaya dalam penanggulangan infeksi A. hydrophila, salah satunya adalah dengan menggunakan imunostimulan dari bahan alami yaitu Spirulina platensis. Pemanfaatan bioaktif fikosianin S. platensis sebagai peningkat daya tahan tubuh (imunitas) ikan, perlu untuk dilakukan. Aplikasi penambahan fikosianin pada pakan dalam pemeliharaan benih ikan mas diharapkan dapat meningkatkan status kesehatan, sistem imun, daya tahan terhadap infeksi penyakit, dan kinerja pertumbuhan pada ikan mas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kinerja imunostimulan fikosianin yang berasal dari S. platensis untuk mencegah penyakit MAS pada ikan mas C. carpio. Penelitian ada dua tahap, tahap pertama bertujuan untuk menentukan dosis fikosianin dalam pakan yang tepat untuk meningkatkan sistem imun dan resistansi ikan mas terhadap penyakit MAS serta peningkatan kinerja pertumbuhan, sedangkan tahap kedua untuk menguji lama waktu pemberian fikosianin dari dosis yang terbaik untuk meningkatkan sistem imun dan resistansi ikan mas terhadap penyakit MAS. Penelitian pertama terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu tanpa penambahan fikosianin (K), penambahan fikosianin 150 mg kg-1 pakan (PF1), 250 mg kg-1 pakan (PF2), dan 350 mg kg-1 pakan (PF3) dan setelah 14 hari, ikan diuji tantang dengan A. hydrophila, sedangkan untuk pengamatan kinerja pertumbuhan ikan dipelihara selama 30 hari tanpa uji tantang. Penelitian kedua terdiri atas atas 5 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu tanpa pemberian fikosianin (K), pemberian fikosianin selama 1 minggu (F1), 2 minggu (F2), 3 minggu (F3), dan interval 1 minggu (F4) dan setelah 28 hari, ikan diuji tantang dengan A. hydrophila. Bobot awal ikan mas adalah 8.28±0.19 g (tahap pertama) dan 8.72±0.22 g (tahap kedua). Ikan dipelihara dalam akuarium berukuran 60x30x30 cm3 dengan kepadatan 10 ekor/akuarium. Pembuatan pakan dilakukan dengan teknik coating dan pemberian pakan sebanyak 3 kali sehari secara at satiation. Parameter yang diuji meliputi kelangsungan hidup relatif (RPS), total eritrosit, hemoglobin, total leukosit, aktivitas fagositik, aktivitas respiratory burst, aktivitas lisozim, kelimpahan A. hydrophila pada organ hati, ginjal, dan usus, laju pertumbuhan spesifik, jumlah konsumsi pakan, rasio konversi pakan, dan sintasan. Hasil pada penelitian pertama menunjukkan bahwa kelangsungan hidup relatif (RPS) untuk ikan yang diberi pakan fikosianin 150 mg kg-1, 250 mg kg-1, dan 350 mg kg-1 pakan berturut-turut adalah 87.50%, 81.25%, dan 75.00%. Total eritrosit, hemoglobin, total leukosit, aktivitas fagositik, aktivitas respiratory burst, dan aktivitas lisozim menunjukkan hasil yang lebih tinggi daripada kontrol untuk semua perlakuan pemberian fikosianin. Penelitian kedua menunjukkan bahwa nilai RPS untuk ikan yang diberi pakan fikosianin selama 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu, dan interval 1 minggu berturut-turut yaitu 65.38%, 69.23%, 76.92%, dan 69.23%. Respons imun ikan yang diberi pakan fikosianin memberikan hasil yang lebih tinggi daripada kontrol. Pemberian pakan fikosianin juga mampu menekan jumlah A. hydrophila di organ hati, ginjal, dan usus. Pemberian pakan dengan dosis 150 mg kg-1 pakan menunjukkan laju pertumbuhan spesifik, laju konsumsi pakan, dan nilai konversi pakan memberikan nilai yang lebih baik dibandingkan dengan kontrol (P<0.05). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian fikosianin sebanyak 150 mg kg-1 pakan selama 3 minggu memberikan hasil terbaik untuk meningkatkan kelangsungan hidup, respons imun non-spesifik, kinerja pertumbuhan dan daya tahan tubuh ikan mas terhadap infeksi A.hydrophila.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/91555
      Collections
      • MT - Fisheries [3210]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository