Show simple item record

dc.contributor.advisorRifin, Amzul
dc.contributor.authorSihombing, Maruli Tua
dc.date.accessioned2018-02-01T04:51:46Z
dc.date.available2018-02-01T04:51:46Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/90194
dc.description.abstractIndonesia yang tergabung Association of South East Asia Nations (ASEAN) dan Tiongkok menyepakati penurunan tarif impor pada kategori produk Early Harvest Program (EHP) termasuk udang. Ekspor udang beku Malaysia dan Myanmar meningkat sejak diturunkannya tarif impor di Tiongkok namun berbanding terbalik dengan ekspor udang beku Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dayasaing udang beku Indonesia dan dampak penurunan tarif impor terhadap dayasaing udang beku Indonesia di Tiongkok. Periode waktu yang digunakan pada penelitian ini adalah mulai tahun 1994 sampai 2015 menggunakan metode analisis Revealed Comparative Advantage dan regresi data panel model Fixed Effects melalui pendekatan Generalized Least Square Cross-section Seemingly Unrelated Regressions. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia bersama negara ASEAN lainnya kecuali Malaysia memiliki dayasaing udang beku yang kuat di Tiongkok. Berdasarkan analisis regresi data panel, penurunan tarif impor kategori produk EHP berpengaruh secara signifikan mengurangi dayasaing udang beku Indonesia dan ASEAN di Tiongkok.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAgribusinessid
dc.subject.ddcImportid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcIndonesia dan Tiongkokid
dc.titleDampak Penurunan Tarif Impor Kategori Produk Early Harvest Program terhadap Dayasaing Udang Indonesia di Tiongkokid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordearly harvest programid
dc.subject.keyworddayasaingid
dc.subject.keywordtarif imporid
dc.subject.keywordudang bekuid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record